Berita Muara Enim

Pemkab Segera Bangun Sirkuit Standar Nasional, 250 Starter Ramaikan Road Race Bupati Cup Muara Enim

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim berencana akan membangun sirkuit balap minimal bertaraf nasional yang akan dibangun 2024 mendatang

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/ari
Pj Sekda Muara Enim H Riswandar angkat bendera starter tanda dimulainya balap motor 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Mendukung prestasi dan menyalurkan hobi masyarakat dalam bidang balap motor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim berencana akan membangun sirkuit balap minimal bertaraf nasional yang akan dibangun 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Muara Enim yang diwakili Pj Sekda Muara Enim H Riswandar pada saat pembukaan road race balap motor di sirkuit non permanen Gor Pancasila Muara Enim, Minggu (27/11/2022).

Menurut H Riswandar, atas aspirasi dan memang kebutuhan olahraga saat ini, Kabupaten Muara Enim yang belum mempunyai sirkuit yang benar-benar representatif dan permanen.

Untuk itu, Kabupaten Muara Enim berencana akan membangun sirkuit balap motor yang representatif hingga tahun 2024 mendatang sudah bisa digunakan sehingga kedepan Kabupaten Muara Enim sudah mempunyai sirkuit yang representatif minimal yang bertaraf nasional atau bahkan internasional.

"Untuk itu, silahkan dari IMI, Koni dan unsur terkait melakukan survei atau studi banding ke sirkuit berstandar nasional dan internasional sebagai acuan," ujarnya. 

Lanjutnya, dalam pembangunannya nanti Pemkab Muara Enim akan menggandeng dan berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Muara Enim sesuai dengan kemampuan masing-masing. 

Adanya sistem gotong royong, dirinya sangat optimis sirkuit tersebut terwujud.

Ketua Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Muara Enim Tabilly Doni mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah masih dalam rangkaian HUT Kabupaten Muara Enim ke-67.

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 starter yang berasal dari 17 kabupaten Kota di Sumsel dan provinsi tetangga.

Setidaknya ada sembilan kelas utama dan enam kelas tambahan yang dipertandingkan dengan panjang lintasan sekitar 800 meter.

Untuk itu, pihaknya ingin dibangunkan sirkuit yang permanen sebab Muara Enim memiliki potensi di bidang balap motor, dimana pembalap asal Muara Enim selalu meraih podium di Porprov maupun tingkat nasional.

"Tanpa sirkuit saja kita bisa juara, apalagi kalau ada tentu prestasi akan lebih baik lagi," ungkapnya. 

Oleh karena itu, dirinya berharap Muara Enim memiliki sirkuit permanen minimal bertaraf nasional.

Karena kita kesulitan untuk latihan dan tempat untuk menyalurkan bakat dan minat, sebab jika tidak ada saluran, jika mereka tidak tersalurkan jangan salahkan mereka balapan menggunakan jalan umum yang mengarah ke balap liar yang efeknya berbahaya baik untuk pembalap maupun pengguna jalan lainnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved