Lanjutan Kompetisi Liga Indonesia Pakai Sistem Bubble, Sriwijaya FC Berpeluang Tuan Rumah?

Tim Sriwijaya FC menyambut baik kabar kemungkinan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal melanjutkan Kompetisi Liga 2

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/fiz
Sektim Sriwijaya FC Safrizal Affandi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz


SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tim Sriwijaya FC menyambut baik kabar kemungkinan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal melanjutkan Kompetisi Liga 2 juga seperti diberlakukan pada Liga 1 2022/2023 dengan sistem bubble.


Sekretaris Tim Sriwijaya FC Safrizal Affandi membenarkan pihaknya memantau perkembangan bahwa Liga 1 2022/2023 dilanjutkan dengan sistem bubble yang telah disampaikan PT LIB. 


"Liga 1 itu akan bermain dengan sistem bubble selama enam pekan di Yogyakarta, Jawa Tengah. Pekan ke dua Jabodetabek selama enam pekan pertandingan (dua minggu). Itu untuk mempercepat gelaran Liga 1 sampai 16 April 2023 finalnya," ungkap Safrizal Affandi kepada Sripoku.com, Kamis (24/11/2022). 


Safrizal mantan striker PS Palembang yang membawa menjuarai Divisi II 1999 menyebut Liga 1 mengatakan hal ini juga akan berlaku dengan kompetisi Liga 2 bakal menggunakan sistem bubble to bubble. 


"Kita belum tahu tempat bertandingnya. Tapi wacananya di Jakarta, Bandung, ada wacana juga Jakarta, Yogya. Karena melihat venue yang banyak bisa dipakai. Venue yang tidak mengganggu gelaran persiapan Piala Dunia U20," kata Rizal yang pernah bekerja pada tim internal audit PSSI Pusat 2008-2010 ini. 


Menurut Rizal, terkait pemusatan tempat pertandingan nantinya untuk Liga 2 belum diputuskan di mana mengingat sebelumnya dibagi tiga wilayah barat, tengah, timur. 


"Belum diputuskan. Yang Sumatera sasarannya Pekanbaru dan Palembang atau Jakarta. Terus yang di Kaltim punya tiga stadion bisa dipakai. Mungkin yang timur berpusat di Kaltim. Kalau wilayah tengah mungkin bisa di Jateng, Jabar, Jatim nantinya," jelasnya. 


Dengan sistem bubble ini ia berharap Sriwijaya FC bisa mengambil peluang kemungkinan bisa dimainkan di Palembang sebagai tuan rumah pertandingannya jika nanti dimungkinkan. 


"Kalau saya pengennyo main di sini Palembang. Lebih efisien dan kans untuk lolos ke babak selanjutnya lebih besar. Harapannya ada dua venue latihan Piala Dunia di Palembang bisa dipakai untuk Liga 2 ini," kata kata pria Kelahiran Palembang 2 Mei 1977.


Safrizal mengungkapkan alasan jika dirinya meyakini kompetisi liga 2 bakal digulirkan pada awal Januari 2023 nanti. 


"Yang paling mengerucut infonya Liga 2 bakal digelar awal Januari 2023. Karena workshop dan sosialisasi peraturan pengamanan penyelenggaraan kompetisi Liga 2 diperkirakan di pertengahan Desember 2022," pungkasnya. 


Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, mengatakan bahwa Liga 1 2022/2023 dilanjutkan dengan sistem bubble hanya berjalan selama enam pekan saja.


Seperti diketahui, Liga 1 2022/2023 sedang terhenti pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada 1 Oktober 2022.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved