Agar Beli Emas Tanpa Was Was dan Aman Saat Berinvestasi, Pegadaian Galeri24 Edukasi Masyarakat

Pegadaian Galeri 24 menggelar seminar investasi emas yang berlangsung di Kalpataru Resto and Cafee, Kamis (24/11/2022).

Editor: adi kurniawan
TRIBUNSUMSEL/SRI HIDAYATUN
Pegadaian Galeri 24 menggelar seminar investasi emas yang berlangsung di Kalpataru Resto and Cafee, Kamis (24/11/2022). 

 

SRIPOKU.COM,PALEMBANG -- Pegadaian Galeri 24 menggelar seminar investasi emas yang berlangsung di Kalpataru Resto and Cafee, Kamis (24/11/2022).

Para peserta yang mengikuti seminar ini yakni mulai dari para pelaku UMKM, pegawai BUMN, pegawai swasta , pengusaha hingga ibu rumah tangga.

Direktur PT Pegadaian Galery 24, Arifmon mengatakan saat ini investasi emas sangatlah menjanjikan dan tidak akan rugi.

"Melalui seminar investasi emas ini, kita berikan edukasi kepada masyarakat agar dapat aman untuk berinvestasi emas tanpa was- was," ujarnya.

Tambah dia, di sepanjang tahun 2022 penjualan emas di pasar global pun terus meningkat.

Ini, membuktikan lanjut dia investasi emas memang sangat menjanjikan.

Dari data asosiasi penambang emas dunia alias world gold council (WGC)menyebutkan penjualan emas dari Juni hingga Oktober 2022 sudah menembus 3.386,5 ton atau naik 18 persen secara tahunan.

"Karena itu, kita gelar seminar ini untuk berikan edukasi kepada masyarakat terutama pekerja dan ibu- ibu agar cerdas berinvestasi dan beli emas tanpa was- was," ungkap dia.

Tentunya, kata Arifmon salah satunya masyarakat bisa berinvestasi emas melalui produk yang ada di Pegadaian Galeri 24.

Di Pegadaian Galeri 24 ini, banyak produk- produk emas yang ditawarkan.

"Mulai dari logam mulia, emas batangan, Dan juga bisa pesan custom perhiasan dengan design khusus dari keinginan customer," bebernya.

Kata dia, untuk emas yang dijual ini asli.

Ia pun menghimbau agar tak tertipu dengan emas palsu atau tungsten.

Adapun ciri- ciri emas palsu yakni salah satu cara sederhana mengetahuinya adalah mengidentifikasi daya magnetnya.

Apabila magnetnya tidak terlalu kuat untuk menarik / mengangkat logam tersebut.

"Lalu gunakan magnet kompas yang jarumnya bebas bergerak," ungkap dia.

Dan bila jarum kompas bergerak mengikuti arah logam yang di test bisa dipastikan logam tersebut mengandung logam yang bersifat ferromagnetik.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved