Berita Muba

Punya Ciri Khas, Tanaman Obat dan Legenda Sriwijaya Ada di Taman Toga Kelurahan Mangun Jaya Muba

Tahun ini tidak hanya menyajikan wahana permainan anak dan tanaman obat tapi juga telah dibuatkan patung-patung sejumlah legenda di Bumi Sriwijaya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Ahmad Farozi
fajeri/sripoku.com
Pj Bupati Muba Apriyadi saat Festival Taman Toga 2022 dan Peresmian Legenda Bumi Sriwijaya di Taman Toga di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba Rabu (16/11/2022). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Taman tanaman obat keluarga (Toga) di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba jadi tempat rekreasi keluarga yang punya ciri khas tersendiri.

Taman yang dikelola 13 kelompok tani di Babat Toman ini tidak hanya memiliki tanaman obat. Tapi juga mengabadikan sejumlah legenda di Bumi Sriwijaya.

Hal ini terlihat saat Festival Taman Toga 2022 dan Peresmian Legenda Bumi Sriwijaya di Taman Toga, Rabu (16/11/2022).

Pembina Taman Toga, H. Abusari yang juga Ketua KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Muba menyebutkan di Taman Toga terus di upgrade.

Dan di tahun ini tidak hanya menyajikan wahana permainan anak dan tanaman obat-obatan, tapi juga telah dibuatkan patung-patung sejumlah legenda di Bumi Sriwijaya.

"Diantaranya ada patung Si Gentar Alam, Putri Kembang Dadar, Si Pahit Lidah dan sejumlah legenda lainnya yang ada di Bumi Sriwijaya," ujar Abusari.

Dikatakan, dalam rangkaian Festival Taman Toga 2022 dan Peresmian Legenda Bumi Sriwijaya di Taman Toga juga memboyong puluhan pelaku UMKM.

"Jadi produk pelaku UMKM bisa dibeli oleh pengunjung Festival Taman Toga, Alhamdulillah berjalan semarak dan lancar," ucapnya.

Pj Bupati Muba Apriyadi mengatakan, Taman Toga menunjukan bahwa, pasca pandemi geliat pariwisata di Muba mulai bangkit kembali.

"Dan otomatis perekonomian warga sekitar tumbuh," ujarnya.

Dikatakan, di Taman Toga juga selain menyajikan wahana permainan anak juga menghadirkan sejumlah patung legenda di Bumi Sriwijaya dan seluruh tanaman yang ada sangat bermanfaat.

"Inisiasi kelompok tani di Babat Toman yang diketuai oleh pak Abusari ini sangat inspiratif," ujarnya.

"Nah, ini juga bagian dari peran kita warga Muba menjalankan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang diinisiasi pak Gubernur Herman Deru," terangnya.

Kepala Disbudpar Provinsi Sumsel Aufa Syahrizal, mengaku takjub dengan keindahan Taman Toga. d

Dan juga keseriusan kelompok tani serta support Bupati Muba yang sangat memaksimalkan potensi pariwisata yang ada di Muba.

"Warga Muba patut bangga, Taman Toga ini sangat indah dan pengelolaannya benar-benar menginspirasi," ungkapnya.

Aufa melanjutkan, Disbupdar Sumsel akan andil membina pengelolaan Taman Toga dengan berkoordinasi bersama Dispopar Muba.

"Muba patut kita banggakan, dengan terobosan-terobosan yang dilakukan terutama disektor pariwisata tentu sangat memberikan dampak positif untuk membangkitkan perekonomian warga," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved