Perang Ukraina
Perang Ukraina Melebar, Rudal Rusia Hantam Polandia, NATO Bereaksi
Jika terkonfirmasi, serangan itu akan menandai pertama kalinya dalam perang senjata Rusia jatuh di negara NATO.
SRIPOKU.COM, POLANDIA--Rudal Rusia hantam Polandia dan menewaskan dua orang negara itu. Insiden tersebut diungkap oleh seorang pejabat senior intelijen AS kepada Kantor berita Associated Press (AP). Sumber kedua mengatakan bahwa rudal Rusia menghantam sebuah situs di Polandia sekitar 15 mil dari perbatasan Ukraina.
Jika terkonfirmasi, serangan itu akan menandai pertama kalinya dalam perang senjata Rusia jatuh di negara NATO. Perdana Menteri (PM) Polandia Mateusz Morawiecki dilaporkan lantas mengadakan pertemuan mendesak untuk membahas keamanan nasional.
Setelah rudal Rusia menghantam, Juru bicara Pemerintah Polandia, Piotr Muller, mengatakan negaranya telah meningkatkan kesiapan unit militer. Dia juga mengonfirmasi telah terjadi ledakan yang menewaskan dua warga Polandia.
Muller mengatakan diskusi sedang dilakukan mengenai apakah akan mengaktifkan pasal 4 perjanjian NATO.
Pasal 4 perjanjian NATO mencakup kasus ketika suatu negara anggota "merasa terancam” oleh kegiatan negara lain atau organisasi teroris. Jika itu diaktifkan, 30 negara anggota NATO akan memulai konsultasi formal tentang permintaan anggotanya yang merasa terancam. Konsultasi itu kemudian akan membuat penilaian, seberapa berbahaya ancaman terhadap negara anggota NATO dan langkah apa yang bisa diambil NATO untuk meresponsnya.
Keputusan kemudian akan diambil dengan suara bulat. Dilansir dari Sky News, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan rudal Rusia telah menyerang Polandia dan dia telah lama memperingatkan bahwa tindakan Rusia tidak terbatas pada Ukraina. Dia menambahkan bahwa serangan di wilayah NATO adalah eskalasi yang signifikan dan "tindakan” tanggapan diperlukan.
Seorang pejabat NATO mengatakan aliansi itu sedang menyelidiki dan berkoordinasi erat dengan Polandia. Sementara, Juru bicara Pentagon AS Brigadir Jenderal Patrick Ryder mengatakan Amerika akan mempertahankan setiap jengkal wilayah NATO.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/reoletss.jpg)