Berita Lubuklinggau

Pelaku Seksual Menyimpang di Lubuklinggau ini Diduga Sodomi Anak Tetangganya Hingga Terkena Sifilis

"Sudah empat kali saya lakukan (cabul) setiap selesai saya lakukan saya kasih uang Rp2 ribu," ungkapnya pada wartawan, Senin (14/11/2022).

Editor: Ahmad Farozi
eko hepronis/ts
Pelaku seksual menyimpang berinisial T dihadirkan saat rilis di Polres Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Seorang pria warga Lubuklinggau berinisial "T" usia 51 tahun, ditangkap polisi.

Dia ditangkap karena mencabuli anak tetangganya sesama jenis berusia 11 tahun hingga terkena penyakit sifilis.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami trauma mendalam.

Saat pers rilis di Polres Lubuklinggau, pelaku mengaku sudah empat kali mencabuli korban terhitung sejak bulan Oktober 2023 lalu.

"Sudah empat kali saya lakukan (cabul) setiap selesai saya lakukan saya kasih uang Rp2 ribu," ungkapnya pada wartawan, Senin (14/11/2022).

Dia mengaku tidak mempunyai kelainan. Dia pernah menikah dan mempunyai satu anak, tapi kemudian bercerai.

Sejak bercerai 21 tahun lalu dengan isterinya, dia mengaku tidak menikah lagi sampai saat ini.

"Saya tidak ada kelainan, kebetulan saja anak itu sering lewat dan main depan rumah saya, kemudian saya ajak mau," ujarnya.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi didampingi Kasatreskrim, AKP Robi Sugara dan Kanitreskrim Ipda Jemmy Gumayel mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya pada Sabtu (12/11/2022) sekitar Pukul 14.00 Wib.

"Pelaku kita tangkap setelah ibu korban melapor ke Polres Lubuklinggau anaknya menderita penyakit sifilis karena ulah pelaku," ungkapnya.

Berawal ketika pelaku memanggil korban yang sedang berjalan melewati rumahnya. Lalu pelaku mengajak korban masuk ke dalam rumahnya.

"Setelah korban mau, pelaku ini menyuruh korban duduk di kursi depan TV dan pelaku lalu menyuruh korban masuk kedalam kamar," ujarnya.

Ketika korban sudah didalam kamar pelaku pun keluar mengambil kain lap dan karpet, lalu melakukan menyodomi korban.

Setelah selesai, pelaku menyuruh korban pulang dan memberinya uang Rp2 ribu.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved