Berita Palembang

Siapkan Helikopter untuk Evakuasi, Jelang Piala Dunia U-20 Komisi X DPR RI Tinjau JSC Palembang

piala dunia U-20 yang akan dilaksanakan di Palembang pada tahun 2023 mendatang, menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah pusat

Penulis: Mita Rosnita | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Mita Rosnita
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah (tengah) saat meninjau Stadion Gelora Sriwijaya yang menjadi lokasi pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023 mendatang didampingi Wakil Gubernur Mawardi Yahya (tengah kedua dari kanan), Jumat (11/11/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gelaran ajang olahraga sepak bola piala dunia U-20 yang akan dilaksanakan di Palembang pada tahun 2023 mendatang, menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel hingga hari ini.

Persiapan pertandingan yang dijadwalkan akan terlaksana di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City (JSC) tersebut, diklaim telah menyentuh hampir 100 persen, dari perencanaan yang ada baik dari segi sarana hingga prasarana.

Direktur Utama JSC Palembang, Meina Paloh mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan renovasi dan penambahan fasilitas di beberapa venue khususnya Stadion Gelora Sriwijaya sendiri.

"Jadi memang karena JSC cukup sering dijadikan sebagai tempat gelaran even olahraga baik nasional bahkan internasional, jadi memang tahap renovasi di sejumlah venue terus kami lakukan sejak 2020 lalu sebagai bentuk perawatan," katanya kepada awak media, Jumat (11/11/2022).

Dia juga menerangkan dalam mendukung pelaksanaan piala dunia U-20 mendatang pihaknya juga akan mengoptimalkan penggunaan delapan tower wisma atlet dan memanfaatkan helikopter sebagai transportasi evakuasi saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Selain sebelumnya pihak PUPR sudah masuk ke sini untuk membangun 3 lapangan latihan diantaranya basebol, atletik 1 dan panahan. Kami juga telah mengoptimalkan berbagai fasilitas lainnya yang memang sudah ada di sini (JSC) guna mendukung pelaksanaan piala dunia U-20," tambahnya.

Dia kemudian berharap agar kedepan pemerintah pusat turut memberikan dorongan serta dukungan terhadap persiapan yang saat ini dilakukan pengelola JSC baik dari segi pendanaan dan support moril.

"Karena memang anggaran terbatas dan daerah juga terbatas, sehingga kami berharap pusat dapat membackup terhadap segi perawatan JSC, sebab kendala venue yang sangat rentan adalah setiap bangunan akan termakan usia dan harus ada renovasi, kalau kita hanya mengandalkan APBD daerah itu tidak akan cukup, karena APBD juga tidak besar," harapnya.

Disamping itu, Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengatakan dalam mekanisme persiapan pelaksanaan Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Palembang pihaknya saat ini masih terus mengupayakan agar kebutuhan dana dapat terealisasi dalam waktu dekat.

"Mengenai persoalan dana tadi memang perlu diketahui bahwa saat ini kami juga masih terus mengusahakan agar dalam waktu dekat dapat segera direalisasikan," katanya.

Adapun dia menyebutkan bahwa bocoran dana yang tengah diajukan kepada Menteri Keuangan tersebut berjumlah sekitar Rp 350 miliar atau bahkan Rp 500 miliar.

Sedangkan dari kunjungan kerja persiapan pelaksanaan U-20 sendiri dia menyebut bahwa Palembang dengan pengalamannya menjadi tuan rumah beberapa ajang olahraga tingkat nasional hingga internasional sudah tidak bisa diragukan lagi.

"Kalau berdasarkan pengalaman saya punya keyakinan terhadap Sumsel sebagai tuan rumah, karena saya pribadi merasa Jakabaring bukan dimulai dari 2011 tapi sudah sejak 2009 saat ajang Sea Games dilaksanakan, semua secara umum untuk kesiapan dan persiapan terlihat sudah cukup bisa dilakukan," ungkapnya.

Sehingga kedepan pihak pengelola hanga perlu untuk meningkatkan kesiapan dari sejumlah teknis terkecil dan yang menjadi prinsip kesuksesan sebuah even.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved