Berita OKI

Semalaman Diguyur Hujan, Warga Mesuji OKI Kebanjiran, Air Setinggi Lutut Orang Dewasa

Puluhan rumah di Dusun 02, Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), terendam banjir.

Editor: Yandi Triansyah
handout
Puluhan rumah di Dusun 02, Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), terendam banjir, Jumat (11/11/2022) 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Puluhan rumah di Dusun 02, Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), terendam banjir.

Hujan semalaman menyebabkan air meluap dan merendam rumah warga di Mesuji, OKI, Jumat (11/11/2022).
Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

"Datangnya luapan air dari anak sungai Mesuji menggenangi jalan dan masuk ke dalam rumah warga," tutur Tarmadi Yudistira salah seorang warga saat dihubungi.

Hujan deras semalaman dari sore kemarin hingga dini hari tadi dan paginya menyebabkan tanggul jebol.

"Tanggul jebol, karena tidak dapat menampung banyaknya air sungai," kata dia.

Diakuinya pemukiman di Dusun 2 ini memang langganan banjir.

Karena posisi rumah tepat berada di bantaran anakan sungai Mesuji.

Meskipun air yang datang cukup cepat. Namun saat ini air berangsur-angsur surut dan aliran sungai sudah terlihat lancar.

"Alhamdulillah sekarang sudah mulai surut, kemungkinan nanti sebelum magrib genangan air sudah hilang atau berkurang," ungkap Tarmadi.

Dengan kerapnya wilayah ini terimbas bencana banjir, maka ia bersama warga lainnya terus waspada terutama saat memasuki musim penghujan seperti sekarang.

"Ya, tentunya kami akan lebih waspada menghadapi musim penghujan seperti sekarang. Semua persiapan dan antisipasi sudah dilakukan," kata dia.

Terlepas dari adanya gejala alam, alasan lain kerap terjadi banjir lantaran volume penampungan air sungai dinilai kurang dan perlu adanya normalisasi sungai.

"Sungai di sini baru mendapatkan bantuan normalisasi dan bahkan belum selesai. Nantinya sungai ini akan dilebarkan dan keruk lebih dalam supaya mengurangi banjir,"

"Kami berharap setelah normalisasi selesai tidak adalagi bencana banjir," harapnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved