Berita Ogan Ilir

Gara-gara Perempuan, Acara Orgen Tunggal di Tanjung Raja Makan Korban, Korban Tewas Ditusuk

Acara hiburan orgen tunggal di Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), memakan korban, Rabu (9/11/2022).

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Agung
Acara hiburan orgen tunggal di Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), memakan korban, Rabu (9/11/2022). 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Acara hiburan orgen tunggal di Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), memakan korban, Rabu (9/11/2022).

Frangko Kristian (20 tahun) tewas usai ditusuk sebanyak tiga kali.

Pelaku diketahui berjumlah dua orang. Di mana salah seorang pelaku yakni
Siswanto (37 tahun) sudah berhasil ditangkap, sedang satu pelaku lainnya masih buron.


Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman, melalui Kapolsek Tanjung Raja AKP Halim Kesumo Siswanto (37 tahun) ditangkap di TKP.

"Saat penusukan, anggota kami Tim Tikam Polsek Tanjung Raja sedang berjaga mengatur arus lalu lintas di TKP. Anggota langsung mengamankan tersangka," kata Halim didampingi Kanit Reskrim Aipda Efri J, Kamis (10/11/2022).

Menurut Halim, berdasarkan hasil penyelidikan, penusukan berawal saat keponakan tersangka bernama Anggi (21 tahun) terlibat pertikaian dengan korban.

Anggi disebut melakukan penganiayaan tersebut karena terbakar api cemburu melihat korban menonton orgen tunggal bersama seorang perempuan.

"Awalnya tersangka mengaku ingin melerai keponakannya itu agar tak bertengkar di acara hajatan orang," ungkap Halim.

Namun pertengkaran terus berlanjut dan Anggi terus memukuli korban hingga tersangka turut terpancing emosi.

Tersangka lalu menghujamkan pisau ke punggung korban hingga terkapar bersimbah darah.

Saat tersangka dibekuk polisi, Anggi diketahui kabur dan kini masih dalam pengejaran alias buron.

Sementara tersangka di gelandang ke Mapolsek Tanjung Raja dengan sejumlah barang bukti.

"Tersangka dijerat Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukumannya di atas lima tahun," jelas Halim.

Polisi kini masih mencari Anggi dan mengimbau yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri.

"Saudara Anggi sebaiknya menyerahkan diri karena pasti kami temukan. Hadapi saja proses hukum yang berlaku," ucap Halim.

Baca Artikel Lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved