Kasus Covid-19 Kembali Naik, Ini 16 Aturan Baru Selama Perpanjangan PPKM Level 1 di Indonesia

Naiknya angka kasus Covid-19 salah satunya disebabkan dengan munculnya subvarian Omicron XBB dari virus corona.

Wartakotalive.com
FOTO ILUSTRASI - Pemeriksaan STRP di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, saat perpanjangan PPKM Darurat. Foto diambil Senin (26/7/2021). 

SRIPOKU.COM -- Meningkatnya kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir membuat pemerintah Indonesia kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 1 sampai 21 November 2022 mendatang.

Namun, khusus wilayah di luar pulau Jawa dan Bali, PPKM level 1 akan diperpanjang sampai 5 Desember 2022.

Naiknya angka kasus Covid-19 salah satunya disebabkan dengan munculnya subvarian Omicron XBB dari virus corona.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal mengatakan, status PPKM di seluruh Indonesia masih berada pada level 1.

"Hari ini kami sampaikan bahwa PPKM tetap akan diperpanjang untuk menekan laju kenaikan covid-19," kata Safrizal dalam keterangannya, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (8/11/2022).

===

Berikut poin-poin lengkap aturan PPKM Level 1 di seluruh Indonesia:

  • Pertama, pelaksanaan pembelajaran di daerah PPKM Level 1 dilakukan secara tatap muka terbatas dan/atau jarak jauh.
  • Kedua, pelaksanaan kegiatan sektor non-esensial diberlakukan maksimal 100 persen. Karyawan yang masuk ke kantor harus sudah divaksin dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
  • Ketiga, hypermarket, supermarket, pasar tradisional, pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari, toko kelontong, pasar rakyat yang mennjual barang non-kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 100 persen. Untuk supermarket dan hypermarket, diwajibkan menggunakan PeduliLindungi mulai 14 September 2022.
  • Keempat, pedagang kaki lima, toko kelontong, barbershop, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha sejenisnya, diizinkan buka sesuai aturan pemerintah daerah masing-masing.
  • Kelima, pelaksanaan kegiatan makan di warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan atau sejenisnya diizinkan buka sampai pukul 22.00 waktu setempat, dengan kapasitas 100 persen.
  • Keenam, restoran dan kafe yang berlokasi dalam gedung atau pusat perbelanjaan, diizinkan buka sampai pukul 22.00 dengan kapasitas maksimal 100 persen.
  • Ketujuh, bagi restoran, rumah makan, atau kafe yang memiliki jam operasional malam hari, dapat beroperasi mulai pukul 18.00 sampai 02.00 waktu setempat.
  • Kedelapan, pusat perbelanjaan atau mal tetap diizinkan buka sampai pukul 22.00 dengan kapasitas 100 persen. Anak berusia di bawah 12 tahun masih diizinkan untuk pergi ke mal dengan syarat harus didampingi orang tua. Khusus untuk anak usia 6-12 tahun, wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.
  • Kesembilan, bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan wajib menggunakan PeduliLindungi dan kapasitas maksimal 100 persen.
  • Kesepuluh, tempat ibadah dapat menggelar kegiatan keagamaan dengan kaspitas maksimal 100 persen dengan protokol kesehatan ketat.
  • Kesebelas, fasilitas umum, seperti taman dan tempat wisata umum diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 100 persen.
  • Kedua belas, kegiatan seni, budaya, olahraga, dan sosial masyarakat diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 100 persen.
  • Ketiga belas, kegiatan di pusat kebugaran atau gym diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 100 persen. Keempat belas, resepsi pernikahan dapat dilakukan dengan kapasitas 100 persen.
  • Kelima belas, pelaksanaan kompetisi olahraga diizinkan menerima penonton langsung di stadiun dengan kasasitas 100 persen.
  • Keenam belas, seluruh penonton yang hadir langsung di stadiun wajib sudah vaksin lengkap atau booster.

===

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perpanjangan PPKM Saat Kasus Covid-19 Kembali Naik, Berikut Aturannya"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved