Berita Lubuklinggau

Dicegat Diperbatasan, 2 Pencuri Motor Asal Bengkulu Ditangkap Tim Macan Polres Lubuklinggau

Keduanya ditangkap ketika melintas hendak menjual motor curiannya di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.

Editor: Ahmad Farozi
eko hepronis/ts
Supiadi (33) dan Al Alif alias Latif (37) warga Desa Kota Padang Baru Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu ditangkap Tim Macan Polres Lubuklinggau saat hendak menjual motor hasil curian dari Bengkulu ke Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Supiadi (33) dan Al Alif alias Latif (37) warga Desa Kota Padang Baru Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu ditangkap Tim Macan Polres Lubuklinggau.

Kedua tersangka adalah pelaku pencurian spesialis motor di kos-kosan diwilayah hukum Kota Bengkulu

Keduanya ditangkap ketika melintas hendak menjual motor curiannya di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Senin (7/11/2022) kemarin.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi melalui Kasatreskrim, AKP Robi Sugara menyampaikan, aksi pencurian itu terjadi Senin (7/11/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Dikatakan, saat itu kedua pelaku mengambil motor korban Fikri Taufiqurahman.

"Motor itu terparkir di teras kos-kosan korban jalan Kalimantan Gg Merpati 4 RT20 RW01 Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu," ungkap Kasat, Selasa (8/11/2022).

Ceritanya saat itu korban dan temannya David sedang beristirahat.

Kemudian kedua pelaku masuk kedalam halaman kos-kosan mereka dan mencuri sepeda motor dengan cara merusak kunci stang.

"Setelah berhasil kedua tersangka kembali mencuri motor dilokasi yang sama dengan mengambil motor merk honda beat warna hitam milik David dengan cara merusak kunci stang," ujarnya.

Setelah berhasil mencuri dua unit sepeda motor tersebut, kedua pelaku membawa motor korban dan langsung melarikan diri kearah Lubuklinggau.

"Akibat kejadian itu korban mengalami kerugia Rp25 juta dan melaporkan kejadian itu ke Polres Kota Bengkulu," ungkapnya.

Setelah mendapat informasi pelaku melarikan diri ke Kota Lubuklinggau, Tim Macan Linggau melaksanakan survailance daerah rawan 3C.

"Ketika mendapat Informasi dari masyarakat bila ada orang yang hendak menjual dan menawarkan motor kepada seseorang dengan gelagat mencurigakan," ungkapnya.

Disaat bersamaan didapat informasi dari Polres Kota Bengkulu bila baru saja terjadi Curanmor dan kejadiannya sempat viral di Medsos Kota Bengkulu," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved