Berita Palembang

Pidsus Polrestabes Palembang Hendus Penimbunan Minyak Bersubsidi, 3 Unit Mobil Modifikasi Diamankan

Unit Pidana Khusus (Pidsus) Sat Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan Kanit Pidsus Iptu Ledi berhasil menghendus tiga unit mobil sudah dimodifikasi

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/diw
Unit Pidana Khusus (Pidsus) Sat Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan Kanit Pidsus Iptu Ledi berhasil menghendus tiga unit mobil yang sudah dimodifikasi, untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Jalan RE Martadinata Lembang Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unit Pidana Khusus (Pidsus) Sat Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan Kanit Pidsus Iptu Ledi berhasil menghendus tiga unit mobil yang sudah dimodifikasi, untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Jalan RE Martadinata Lembang Palembang.

Berikut dua sopir yang diduga melakukan penimbunan minyak bersubsidi jenis solar, yang melanggar Pasal 55 Undang - Undang (UU) No 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Ketiga unit mobil dan dua orang sopir yang berhasil diamankan, sedangkan seorang sopir satunya berhasil meloloskan diri dari sergapan petugas polisi.

Mereka diamankan sedang mengisi bahan bakar minyak jenis solar, di SPBU Jalan RE Martadinata, Lemabang Kecamatan IT II Palembang, Kamis (3/11/2022) pukul 15.00 kemarin.

Tiga unit mobil yang diamankan Unit Pidsus yakni Toyota Innova nomor polisi (nopol) BG 1682 BH warna Hitam Metalik, terdapat tedmond yang berisi BBM Solar sebanyak 58 liter didalam mobil dikendarai sopir bernama Ahmad Rizal.

Lalu, mobil Toyota Innova nopol BG 1972 JN warna Silver dengan tangki yang dimodifikasi berisikan BBM Solar 1000 liter yang dikendarai sopir bernama Edi Maulana.

Untuk mobil Toyota Innova nopol BG 1602 NT warna Hitam Metalik dengan tangki yang dimodifikasi berisi BBM Solar lebih kurang 1500 liter dan sopirnya melarikan diri.

Kedua pelaku yakni Ahmad Rizal (45) warga Jalan Bambang Utoyo Lorong Cianjur II Kecamatan IT II Palembang dan Edo Maulana (41) warga Desa Penyandingan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel.

Untuk tiga unit mobil sebagai barang bukti (BB) telah diamankan ke Mapolrestabes Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim Kompol Haris Dinzah mengatakan, anggota pidsus melakukan penangkapan perkara penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar minyak yang bersubsidi.

"Ada dua pelaku penimbunan BBM subsidi dan 3 mobil modifikasi yang kita amankan," ungkapnya.

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan ini bahwa saat melakukan pengisian minyak bersubsidi ini, mereka menggunakan aplikasi saat melakukan pengisian minta di Pom Bensin.

"Jadi dalam 1 hari mobil yang dimodifikasi menggunakan tedmond 1500 liter ini mengisi minyak di pom bensin sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari," ungkapnya.

Kompol Haris Dinzah mengatakan, hingga kini kasus ini juga masih dilakukan pengembangan, terkait adanya dugaan pelaku lain," tegasnya.

Sedangkan, kedua tersangka hanya mengakui perbuatannya.

"kami melakukan kegiatan ini baru 1 bulan terakhir, minyak - minyak ini kami jual di gudang-gudang yang ada di Palembang dan diupah 200 ribu untuk sekali jalan," katanya. (diw) 
  

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved