Kakek di Ogan Ilir Tewas Dibunuh

Massa Sempat Emosi dan Bawa Senjata, Kini Polisi Pastikan Situasi Tanjung Lalang Ogan Ilir Kondusif

"Saya sampaikan bahwa kasus ini biar polisi yang tangani. Masyarakat jangan sampai main hakim sendiri, jangan melanggar hukum," ujar AKP Sondi.

Editor: Ahmad Farozi
agung/ts
Kapolsek Tanjung Batu AKP Sondi Fraguna berdiri di hadapan massa yang emosi pasca pembunuhan kakek Jamil di Ogan Ilir, Senin (31/10/2022) 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap kakek Jamil (71), warga Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir.

Tim gabungan Satreskrim Polres Ogan Ilir dan Polsek Tanjung Batu meringkus tiga tersangka yakni RR (16 tahun), Rizky (20 tahun) dan Agus (28 tahun).

Barang bukti berupa pisau, uang tunai dan sepeda motor korban juga telah diamankan.

Namun beberapa jam sebelum ketiga tersangka ditangkap, polisi sempat dibuat repot karena harus menenangkan massa yang emosi.

Massa merupakan keluarga dan kerabat korban asal Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman yang ingin mencari para tersangka.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pembunuh Kakek di Ogan Ilir Ditangkap, Satu Pelaku Masih Dibawah Umur

Kapolsek Tanjung Batu AKP Sondi Fraguna mengatakan, dia bersama anggota Koramil 402-06/Tanjung Batu melakukan pendekatan kepada warga.

"Saat di TKP pembunuhan, massa emosi dan ingin mencari pelaku. Banyak yang pegang parang, ada juga satu orang pegang dua parang," kata AKP Sondi, Selasa (1/11/2022).

Berada di tengah-tengah massa yang emosi, AKP Sondi coba ajak warga bicara dari hati ke hati.

"Saya sampaikan bahwa kasus ini biar polisi yang tangani. Masyarakat jangan sampai main hakim sendiri, jangan melanggar hukum," ujar Sondi.

Kepada massa, Sondi meyakinkan bahwa polisi akan segera meringkus pelaku secepatnya.

Setelah diyakinkan, massa membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke kediaman masing-masing.

Polisi pun menepati janji dan meringkus ketiga tersangka pada Senin (31/10/2022) malam.

Setelah meringkus ketiganya, tugas mengamankan situasi dan kondisi di Tanjung Lalang belum usai.

"Dari semalam hingga hari ini kami terus berjaga di Desa Tanjung Lalang. Termasuk saya juga semalam ikut pengamanan," ungkap Sondi.

"Hari ini kami tetap tempatkan enam personel, ada Kanit Intelijen, Bhabinkamtibmas, Kanit Binmas di desa itu. Ada juga dari TNI ikut berjaga," terang Sondi.

Pria yang pernah menjabat Plt Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir ini meyakinkan situasi di Tanjung Lalang kondusif.

"Sejauh ini kondusif. Kami terus melakukan pengawasan selama proses hukum berjalan terhadap para tersangka. Alhamdulillah, warga pengertian dan menerima imbauan kamu," kata Sondi. (agung/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved