5 Fakta Susi, ART Putri Candrawathi yang Diduga Berbohong dan Pakai Handsfree Saat Persidangan

Susi sempat terdiam saat ditanya oleh majelis hakim siapa orang tua anak terakhir Ferdy Sambo yang masih berusia 1,5 tahun.

KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO/IRFAN KAMIL
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022). (kiri) Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo bernama Susi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. (kanan). 

SRIPOKU.COM -- Nama Susi, salah satu asisten rumah tangga (ART) dari Putri Candrawathi menjadi viral usai memberikan keterangan dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J, Senin (31/11/2022).

Sosok Susi menjadi viral lantaran dianggap majelis hakim memberikan keterangan yang berubah-ubah.

Tidak hanya itu, dalam persidangan yang turut menyeret nama Ferdy Samboini, Susi diduga berbohong dalam memberikan keterangan dan diduga menggunakan handsfree seolah menerima instruksi dari seseorang.

Apa saja kontroversi yang timbul dari pernyataan Susi selama persidangan kasus pembunuhan Brigadir J :

===

1. Terdiam saat ditanya status anak terakhir Sambo

Susi sempat terdiam saat ditanya oleh majelis hakim siapa orang tua anak terakhir Ferdy Sambo yang masih berusia 1,5 tahun.

"Siapa yang melahirkan? Saudara jangan bohong, banyak bohong saudara!" kata Hakim dikutip dari Kompas.com, Selasa (31/10/2022).

Saat itu Susi diam tak menjawab sepatah kata pun terkait pertanyaan siapa yang melahirkan anak terakhir Ferdy Sambo.

"Kok diam?" tegas Hakim.

Beberapa saat kemudian Susi menjawab "Ibu Putri."

Hakim kembali menanyakan hal yang sama dengan nada yang lebih tegas.

"Siapa yang melahirkan Arka?" ucap Hakim.

"Ibu Putri," kata Susi mengulangi jawabannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved