Berita Palembang

Sebut LRT Palembang Proyek Gagal, Pengamat Balas Kritikan Ridwan Kamil, Gubernur Jabar Kurang Update

Pengamat Transportasi Universitas Sriwijaya Prof Dr Ir Hj Erika Buchari MSc kritik balik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang sebut LRT

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
handout
Balas Kritikan Ridwan Kamil Sebut LRT Palembang Sepi Penumpang dan Proyek Gagal, Pengamat Transportasi Prof Erika Buchori Sebut Pemimpin Kurang Update 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pengamat Transportasi Universitas Sriwijaya Prof Dr Ir Hj Erika Buchari MSc kritik balik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang sebut LRT sebagai proyek gagal. 

Prof Erika sebut Ridwan Kamil pemimpin kurang update soal kritikannya tentang LRT Palembang sebagai proyek gagal. 

"Ridwan Kamil Gubernur Jabar kurang update berita LRT Sumsel. Silahkan naik LRT ke Palembang ya buktikan sendiri. Kasihan Kalau pemimpin KU (Kurang Update)," tulis Erika., Minggu (23/10/2022) seperti dikutip Sripoku.com. 

Sekarang menjadi pertanyaan kata Erika, ini mau mencari muka dengan siapa? Ini kan political driven. Mengapa tiba-tiba dia menyoroti LRT Sumsel, urusi saja Bandung. 

"Sudah beres belum Bandung? Ci Amplas gimana? Beresi saja itu. Sekarang masalah di Palembang biar kita yang usaha dan itu sudah meningkat, sudah kita buktikan," tegas Erika. 

Ridwan Kamil menyebut jika LRT Palembang sepi penumpang. Bahkan Gubernur Jawa Barat itu ikut menyinggung dana besar hingga Rp 9 triliun yang dikeluarkan sementara proyeknya dianggap manfaatnya tak dirasakan.

Lebih dari 2 juta penumpang naik LRT Sumsel LRT Palembang hingga pertengahan Oktober 2022. Rata-rata setiap harinya hampir 10 ribu penumpang naik LRT Palembang LRT Sumsel.

Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan trend penumpang LRT Sumsel LRT Palembang saat ini terus membaik.

Adanya LRT Sumsel LRT Palembang ini memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat Kota Palembang. Rata-rata penumpang harian bulan Oktober 2022 mencapai 9.666 penumpang setiap harinya dengan jumlah kumulatif hingga pertengahan Oktober ini sebanyak 2.328.970 penumpang.

Aida juga menjelaskan untuk mengakomodir permintaan masyarakat mulai 5 September 2022 perjalanan LRT Sumsel bertambah menjadi 94 perjalanan dari sebelumnya 88 perjalanan setiap harinya dengan jam operasional hingga pukul 20.43 WIB.

Waktu operasional LRT mulai jam 05 05 WIB, dan keberangkatan terakhir dari stasiun Bandara pukul 19.55 WIB tiba di stasiun DJKA pukul 20.43 WIB.

13 stasiun LRT Sumsel berada di sepanjang pusat kota Palembang melewati bandara SMB II, Rumah Sakit, Sekolah, Pusat perbelanjaan dan perdagangan, ikon kota Palembang jembatan Ampera dan sungai Musi serta pusat olahraga merupakan daya tarik lain dalam menggunakan LRT Sumsel, dengan tarif 5000 untuk antar stasiun selain stasiun Bandara dan 10.000 untuk stasiun dari dan menuju bandara.

Tiga stasiun paling banyak naik turun penumpang bulan Oktober 2022, yaitu Stasiun Asrama Haji 36.028 penumpang, Stasiun Ampera 26.482 penumpang dan Stasiun DJKA 25.259 penumpang trend kenaikan ini karena banyak pengguna jasa yang memanfaatkan kartu berlangganan pelajar, mahasiswa maupun untuk pegawai serta mulai banyaknya aktivitas tatap muka.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved