Berita Pali

Antisipasi Krisis Pangan, Bupati Heri Amalindo Serukan Warga Pali Manfaatkan Pekarangan Menanam Ubi

Mananam ubi di pekarangan rumah atau lahan tidur, menurut bupati supaya ada nilai tambah ekonomis bagi warga, selain dari mengandalkan tanaman karet.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Ahmad Farozi
reigan/sripoku.com
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pali Ahmad Jhoni saat meninjau lahan untuk ditanami Ubi kayu di Kantor Bupati PALI Jalan Merdeka KM 10, Selasa (18/10/2022). 

SRIPOKU.COM, PALI - Pemkab Pali mulai bergerak mendorong masyarakat menggalakkan menanam ubi kayu atau singkong jenis konsumsi.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi isu krisis pangan global yang diprediksi bakal dilanda sejumlah negara di dunia tahun 2023 mendatang.

Demikian diungkapkan Bupati Pali, Heri Amalindo, didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian Pali, Ahmad Jhoni saat membuka lahan disekitar kantor bupati Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya untuk ditanami ubi kayu, Selasa (18/10/2022).

Mananam ubi setidaknya di pekarangan rumah atau lahan tidur, menurut bupati supaya ada nilai tambah ekonomis bagi warga, selain dari mengandalkan tanaman karet.

Dalam pengembangan itu, Heri Amalindo juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menanam ubi disekitar kantornya.

"Masyarakat perlu ada contoh, untuk itu dari pegawai Pemkab Pali diajak tanam ubi disekitar perkantoran supaya bisa menarik minat masyarakat," katanya.

Ahmad Jhoni Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pali menyatakan, pihaknya menyiapkan lahan seluas satu hektar disekitar kantor bupati yang saat ini digarap dan rencananya akan ditanami ubi kayu pada akhir pekan ini.

"Seusai arahan pak bupati untuk meningkatkan hasil pangan dalam mengantisipasi krisis pangan dunia, kita genjot produksi ubi kayu jenis konsumsi," ujar Ahmad Jhoni, Selasa (18/10/2022).

Menurutnya, selain bisa dikonsumsi langsung, ubi kayu juga bisa diolah dengan berbagai macam olahan pangan.

"Bibit Ubi unggul ini sudah kita datangkan dari Bogor yang satu batang ubi kayu hasilnya bisa mencapai 50 kg. Kedepan juga nantinya akan kita bagikan dengan masyarakat," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved