Berita Musi Rawas

Capaian Vaksin Booster di Mura Masih Rendah, Masyarakat Menilai Covid-19 tak Lagi Seram dan Bahaya

Capaian vaksin booster tersebut masih tergolong rendah, atau baru mencapai 20,6 persen dari total penduduk Musi Rawas.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Edwar Zuliyar, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Musi Rawas 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Sampai saat ini, warga Kabupaten Musi Rawas yang sudah divaksin dosis 3 (booster) sebanyak 52.626 orang.

Capaian vaksin booster tersebut masih tergolong rendah, atau baru mencapai 20,6 persen dari total penduduk Musi Rawas.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Musi Rawas, Edwar Zuliyar mengatakan, rendahnya capaian vaksin booster karena anggapan masyarakat yang menilai vaksin dosis 3 ini tidak terlalu penting.

"Sampai saat ini baru 20,6 persen atau 52.626 orang yang sudah melakukan vaksin booster di Kabupaten Mura," kata Edwar Zuliyar, kepada Sripoku.com, Jumat (14/10/2022).

Dikatakan, capaian vaksin dosis 3 itu jauh jika dibanding capaian vaksin dosis 1 yang sudah diangka 66,8 persen atau 225.523 orang dan dosis 2 mencapai 84 persen atau 283.661 orang.

"Ada banyak kendala hingga vaksin booster ini rendah, salah satunya anggapan masyarakat yang tidak terlalu penting dan berpengaruh," ucapnya.

Terlebih saat ini, pandemi covid-19 sudah dianggap tidak berbahaya bahkan tidak ada oleh masyarakat. Kondisi ini, semakin membuat pihaknya kesulitan melakukan vaksin.

"Apalagi sekarang covid-19 ini tidak dianggap seseram pada awal-awal. Jadi kami semakin kesulitan melakukan vaksinasi booster," ungkapnya.

Kendati demikian masih kata Edwar, pihaknya terus memberikan imbauan, sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat.

Khususnya yang belum vaksin booster, untuk segera melakukan vaksin ditempat pelayanan kesehatan atau Puskesmas terdekat.

"Kami terus sosialisasikan kepada masyarakat, agar segera melajukan vaksin di Puskesmas terdekat. Karena pandemi ini masih berlaku," jelasnya.

Hanya saja lanjut Edwar, untuk saat ini masyarakat belum bisa melakukan vaksin baik dosis 1, dosis 2 dan booster. Dikarenakan, stok vaksin di Kabupaten Mura sedang kosong.

"Vaksin sekarang lagi kosong, sudah beberapa minggu ini. Kami masih menunggu suplai dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) maupun dari Provinsi," tutup Edwar.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved