Berhasil Lindungi 6 Juta Keluarga, Ini Fakta Industri Asuransi Jiwa di Indonesia

Industri asuransi jiwa berhasil melindungi hampir enam juta keluarga di Indonesia. Cek fakta-faktanya berikut.

Dok. Shutterstock/Monster Ztudio
Ilustrasi asuransi jiwa. 

SRIPOKU.COM - Saat ini, asuransi jiwa banyak diminati oleh banyak orang. Pasalnya, banyak orang mulai sadar akan pentingnya memiliki proteksi atau perlindungan diri dari berbagai hal, seperti penyakit atau kematian.

Menurut data yang diterima oleh sripoku.com, per semester I-2022, tercatat industri asuransi jiwa telah memberikan perlindungan kepada 73,9 juta orang.

Adapun jumlah tersebut mengalami kenaikan 11,86 juta orang jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.

Capai angka delapan persen

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon mengatakan, kenaikan total tertanggung dapat dilihat dari dua sisi.

Pertama, dari pertumbuhan jumlah tergantung kumpulan atau pelaku usaha untuk para karyawannya, yakni total tergantung meningkat 23,7 persen atau 51,96 juta.

Data tersebut mencerminkan bahwa hampir seluruh sektor ekonomi makin membaik, karena terlihat dari permintaan perlindungan asuransi yang makin meningkat.

Kedua, total tertanggung dari pengguna perorangan naik 21,94 persen atau meningkat 1,91 juta total tertanggung.

Hal itu membuktikan bahwa kian banyak masyarakat Indonesia yang menyadari pentingnya asuransi untuk perlindungan dan perencanaan finansial jangka panjang.

Budi menjelaskan, untuk pertama kalinya, penetrasi asuransi jiwa terhadap jumlah populasi penduduk Indonesia mencapai angka delapan persen.

“Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat kepada industri asuransi jiwa semakin meningkat di tengah tantangan perlambatan ekonomi global dan kenaikan inflasi. Tantangan tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat terhadap produk asuransi jiwa,” jelas Budi dalam keterangan persnya, Jumat (7/10/2022).

Bantu 6 juta keluara Indonesia

Berdasarkan data kinerja industri asuransi jiwa sampai semester I-2022, industri asuransi jiwa menunjukkan komitmen untuk melindungi masyarakat melalui pembayaran klaim dan manfaat yang telah menyentuh Rp 83,93 triliun.

Pada periode yang sama, klaim kesehatan telah mencapai Rp 6,94 triliun atau meningkat sebesar 28,4 persen.

Dengan begitu, melalui klaim kesehatan tersebut, industri asuransi jiwa juga turut berpartisipasi dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pemerintah.

Besarnya klaim yang sudah dibayarkan, tambah Budi, menunjukkan bahwa industri asuransi jiwa merupakan industri yang likuid.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved