OKU Memilih

Kuota Pendaftar Perempuan Belum Terpenuhi, Bawaslu OKU Perpanjang Pendaftaran Panwascam

Karena, hingga penutupan pendaftaran Panwascam 27 Spetember 2022 lalu, dari total pendaftar belum terpenuhi keterwakilan perempuan.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Ahmad Farozi
leni juwita/sripoku.com
Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya, didampingi anggota dan Kepala Sekretariat memberikan keterangan di Kantor Bawaslu OKU, Kamis (6/10/2022). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Badan Pengawas Pemilahan Umum (Bawaslu) Kabupaten OKU, memperpanjang pendaftaran rekrutmen Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam).

Perpanjangan dilakukan untuk memenuhi kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

Karena, hingga penutupan pendaftaran rekrutmen Panwascam 27 Spetember 2022 lalu, dari total pendaftar belum terpenuhi keterwakilan perempuan.

Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya menjelaskan, pendaftaran diperpanjang hingga 8 Oktober 2022.

Dijelaskan, dua hari menjelang penutupan sudah mendaftar 203 orang. Dari jumlah itu baru 47 keterwakilan perempuaan. Sedangkan sesuai juknis, kuota pendaftaran harus memenuhi keterwakilan perempuan 30 persen.

Menurutnya, sejauh ini baru tiga kecamatan yang sudah memenuhi kuota pendaftaran keterwakilan perempuan. Yaitu, Baturaja Timur, Baturaja Barat dan Kedaton Peninjauan Raya.

Sedangkan 10 kecamatan lagi belum memenuhi kuota perempuan. Maka perpanjangan pendaftaran Panwascam khusus dilakukan di 10 kecamatan tersebut.

Yaitu, Kecamatan Lubuk Batang, Peninjauan, Semidang Aji, Lengkiti, Muara Jaya, Lubuk Raja, Pengandonan, Ulu Ogan, Sosoh Buay Rayap dan Kecamatan Sinar Peninjauan.

Dikatakan, syarat kuota 30 persen perempuan dihitung dari jumlah pendaftar disetiap kecamatan. Bukan berdasarkan jumlah kuota yang akan diterima.

Kendati hanya enam pendaftar disetiap kecamatan, maka dua pendaftar mencukupi keterwakilan perempuan.

Ditsebutkan, jika pada masa perpanjangan kuota perempuan masih juga belum terpenuhi, maka tidak akan dilakukan perpanjangan lagi.

Ditambahkan, meski banyak perempuan yang mencoba mendaftar, namun kebanyakan pula tidak terpenuhi syarat usia minimal 25 tahun.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved