Tragedi Kanjuruhan

Fakta Terbaru Temuan Kanjuruhan dari Komnas HAM, Bukan karena Suporter yang Masuk ke Lapangan

Choirul Anam memastikan tidak benar Aremania turun ke lapangan untuk menganiaya pemain Arema FC sebagai bentuk kekecewaan mereka.

YouTube/Humas Komnas HAM RI
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Choirul Anam, ungkap temuan mereka atas Tragedi Kanjuruhan, Rabu (6/10/2022). Fakta Terbaru Temuan Kanjuruhan dari Komnas HAM, Bukan karena Suporter yang Masuk ke Lapangan. 

SRIPOKU.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan fakta terbaru dari Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

Komisioner Pemantauan dan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Choirul Anam, mengatakan suporter Arema FC, Aremania turun ke lapangan untuk menyemangati para pemain Arema FC.

Choirul Anam memastikan tidak benar Aremania turun ke lapangan untuk menganiaya pemain Arema FC sebagai bentuk kekecewaan mereka.

Selama ini, santer beredar kabar, beberapa suporter Arema FC turun ke lapangan guna meluahkan kekecewaan mereka atas kekalahan tim mereka.

Untuk mengamankan kondisi, aparat keamanan kemudian menembakkan gas air mata.

Baca juga: TEMUAN Komnas HAM: Tembakan Gas Air Mata ke Penonton Picu Kerusuhan: Bukan Ulah Suporter

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam.
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam. Fakta Terbaru Temuan Kanjuruhan dari Komnas HAM, Bukan karena Suporter yang Masuk ke Lapangan. (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)

Namun Choirul Anam justru menemukan fakta sebaliknya setelah mendatangi langsung penyintas Tragedi Kanjuruhan beserta sukarelawan.

Choirul Anam mengatakannya melalui kanal YouTube Humas Komnas HAM RI, Rabu (5/10/2022) dikutip Kamis (6/10/2022) malam.

"Yang kita telusuri, mereka masuk ke lapangan untuk memberikan semangat walaupun mereka kalah (pemain Arema FC)," ujar Choirul Anam.

Dia juga memastikan para pemain Arema FC tidak mengalami luka setelah menemui mereka.

"Ini satu jiwa, ayo jangan menyerah, jadi tidak ada pemain yang luka," imbuhnya lagi.

Para pemain juga mengatakan para suporter tidak mengeroyok mereka.

"Jadi pemainnya tidak bilang seperti itu, dan juga suporternya tidak bilang seperti itu," katanya lagi.

Dikatakan Anam lagi, beberpaa menit setelah para suporter turun ke lapangan, kondisi masih kondusif.

"Sekian menit di lapangan, sebenarnya cukup terkendali," sebutnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved