Cara Cek Resi JNT Cargo dan Informasi Pengiriman Hewan, Lengkap dengan Daftar Barang Berbahaya

Berikut ini cara cek resi JNT Cargo, bisa pantau status paket dari rumah, tak perlu khawatir paket tak kunjung datang.

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
JNT
Cara cek resi JNT Cargo dan pengizinan pengiriman hewan 

SRIPOKU.COM - Artikel ini menyajikan informasi mengenai cara cek resi JNT Cargo dan informasi pengiriman hewan.

Berikut ini cara cek resi JNT Cargo, bisa pantau status paket dari rumah, tak perlu khawatir paket tak kunjung datang.

Dalam artikel ini juga ada informasi mengenai cara cek resi JNT cargo J&T Cargo dan cara pembayaran J&T Cargo.

Anda juga bisa memantau keberadaan paket dengan cara cek resi JNT Cargo memudahkan kalian untuk melihat status keberadaan paket.

Untuk mengecek resi JNT Cargo, kalian hanya memerlukan nomor resinya saja.

Bukan itu saja, Sripoku.com juga menyajikan beberapa keunggulan dari JNT Cargo.

Baca juga: CARA Cek Resi JNT Cargo dan Keunggulan JNT Cargo, Tak Perlu Risau Paket tak Kunjung Datang

Cara Cek Resi JNT Cargo

1. Klik di browser pada komputer atau handphone (link ini)

2. Salin dan tempel (copy paste) nomor resi JNT Cargo yang diperoleh dari pengirim paket atau penjual e-commerce

3. Pilih ekspedisi JNT Cargo

4. Selanjutnya hasil lacak resi dan keberadaan paket kamu otomatis akan ditampilkan.

JNT Cargo sudah bisa kirim hewan belum?

Dikutip dari website resmi JNT Cargo, untuk fasilitas pengiriman hewan melalui cargo hingga kini belum tersedia.

10 daftar barang berbahaya dalam pengiriman paket JNT cargo:

  1. Senjata Api
      Segala jenis amunisi, senjata api, peluru, granat, bom.
  2. Bahan Peledak
       Bahan mudah meledak seperti bahan peledak & detonator, mesiu, petasan.
  3. Bahan Mudah Terbakar
       Semua jenis bahan yang mudah terbakar, termasuk cairan, gas dan kimia padat. Seperti bensin, minyak tanah, alkohol, pernis, bahan bakar diesel, aerosol/tabung semprot, korek api, gas holder, fosfor, sulfur, korek api, dan lainnya.
  4. Narkoba
       Semua jenis obat-obatan narkotika seperti opium (termasuk bunga, tunas dan daun opium), morn, kokain, heroin, ganja, shabu, efedrin, dan produk-produk terkait lainnya.
  5. Bahan Kimia
       Semua jenis bahan korosif seperti asam sulfat, asam klorida, asam nitrat, pelarut organik, pestisida, hidrogen peroksida, dan bahan kimia berbahaya lainnya.
  6. Radioaktif
       Berbagai jenis unsur radioaktif dan penyimpanannya, seperti uranium, kobalt, radium dan plutonium.
  7. Bahan Propaganda
       Barang yang membahayakan keamanan nasional dan stabilitas publikasi untuk sosial dan politik seperti bahan propaganda dan bahan pencetakannya dan lain-lain.
  8. Organ
       Berbagai barang yang dapat membahayakan kesehatan, seperti tulang hewan atau anggota badan lainnya, organ hewan, kulit binatang yang belum diproses, dan tulang hewan tanpa atau sebelum diproses dengan aman.
  9. Dilarang Hukum
       Barang yang dilarang untuk diedarkan sesuai dengan hukum dan peraturan negara seperti dokumen, informasi rahasia negara, mata uang, uang palsu, semua jenis kertas surat berharga, senjata replika, senjata tajam, barang seni, hewan langka dan produk jadi.
  10. Bahan Kemasan yang Tidak Pantas
       Barang dengan kemasan yang tidak pantas, yang bisa membahayakan, menyebabkan polusi, atau barang yang dapat mencemari pengiriman lainnya secara parsial atau total.
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved