Berita Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Enggan Bersantai Pasca Liga 2 Ditunda, Liestiadi Fokus Benahi Kekurangan Tim

Pelatih kepala Sriwijaya FC, Liestiadi menjadikan dua pekan penundaan ini sebagai kesempatan untuk fokus membenahi segala kekurangan tim asuhannya. 

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Chairul Nisyah
Pelatih Sriwijaya FC, Liestiadi saat diwawancarai di lapangan Atletik Jakabaring Palembang, Selasa (20/9/2022) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Keputusan PT. Liga indonesia Baru selaku regulator kompetisi liga Indonesia menyatakan penundaan dua pekan terhadap pelaksanaan liga 2 tidak serta merta membuat Sriwijaya FC bersantai. 

Pelatih kepala Sriwijaya FC, Liestiadi menjadikan dua pekan penundaan ini sebagai kesempatan untuk fokus membenahi segala kekurangan tim asuhannya. 


"Sriwijaya FC akan tetap latihan dan benahi segala kekurangan. Baik taktik maupun fisik," ungkap Liestiadi kepada Sripoku.com, Rabu (5/10/2022). 


PT. Liga indonesia Baru selaku regulator kompetisi liga Indonesia telah menyatakan penundaan dua pekan terhadap pelaksanaan liga 2 yang merupakan dampak tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang. 

 

"Ikuti saja kalo sudah jadi kebijakan PT Liga," kata mantan pelatih Persikabo. 


Liestiadi kelahiran Medan, Sumatera Utara, 14 Oktober 1968 menekankan ke depannya pasukan Sriwijaya FC ini dalam bertandingnya tidak lagi hanya mengandalkan gol dari bola-bola mati, melainkan juga dari open play. 

 

"Kalau bisa sumber gol-gol kita itu dari permainan terbuka," kata mantan Asisten Pelatih Timnas Indonesia. 


Sriwijaya FC yang berusaha mengejar target posisi dua besar, masih menyisakan dua laga sisa. Yakni jadwalnya Sriwijaya FC vs PSPS Riau Sabtu (8/10/2022) pukul 15.30 di Stadion Atletik JSC Palembang.


Kemudian laga tandang yang tertunda lantaran stadion Teladan Medan kebanjiran, Karo United vs Sriwijaya FC di Stadion Teladan Kota Medan, Minggu (16/10/2022) pukul 16.00 di Stadion Teladan Kota Medan. 


Namun kedua laga sisa putaran pertama ini ditunda dua pekan. PT LIB menuda laga baik itu Liga 1 maupun Liga 2 hal ini masih terkait tragedi kemanusiaan Stadion Kanjuruhan Malang yang menelan ratusan orang. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved