Liga 3

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Giliran Liga 3 Dihentikan Sementara, Ini Tanggapan Asprov PSSI Sumsel

Setelah PT LIB selaku regulator kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mengumumkan penundaan kompetisi, kini giliran PSSI memerintahkan penghentian liga 3

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Plt Sekretaris Asprov PSSI Sumsel Faisal Mursyid SH yang juga Sekretaris PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) manajemen pengelola klub Sriwijaya FC. Faisal menanggapi penghentian sementara kompetisi liga 3. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah PT Liga Indonesia Baru selaku regulator kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mengumumkan penundaan kompetisi, kini giliran PSSI memerintahkan penghentian sementara Liga 3.

Perintah tersebut tertuang dalam surat Surat Nomor: 4114/UDN/2630/X-2022 tertanggal 4 Oktober 2022 perihal penghentian sementara kompetisi yang ditandatangani Sekjen PSSI Yunus Nusi SE.

Menindaklanjuti surat PSSI Nomor: 4034/UDN/2608/X-2022 tertanggal 2 Oktober 2022 dengan perihal pemberitaan khususnya penghentian sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 dan Liga 2 2022/2023, dan atas dasar azaz kemanusiaan untuk menghormati para korban insiden pasca pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada tanggal 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang serta mempertimbangkan proses investigasi yang sementara masih berjalan.

"Bersama ini PSSI memerintahkan kepada Asosiasi PSSI Provinsi untuk menghentikan sementara seluruh kompetisi sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan kemudian," kata Yunus Nusi.

Menanggapi hal ini Plt Sekretaris Asprov PSSI Sumsel, Faisal Mursyid SH Dt Talangik berharap nantinya akan ada penjelasan secara komprehensif juga tidak boleh dilakukan kegiatan lokal sepak bola.

"Kita lihat nanti penjelasan PSSI itu apa ruang lingkupnya, jangan pertama diberitahukan penghentian Liga 1, besok Liga 2, hari ini Liga 3. Supaya komprehensif," ungkap Faisal Mursyid.

Faisal yang juga menjabat Sekretaris PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) selalu menajemen pengelola SFC menjelaskan Liga 3 itu sebenarnya kalau Sumsel sudah persiapan.

Menurutnya, ada beberapa daerah di Jawa sebenarnya sudah jalan. Cuma dengan perkembangan ini artinya kan kita koordinasikan lebih lanjut.

"Liga 3 ini kan amatir surat pemberitahuannya dari PSSI. Operatornya PSSI. Apakah ini termasuk Piala Suratin U15, U17. Apakah juga kegiatan lokal sepakbola juga termasuk di situ. Ini kan masih ada pertanyaan nanti. Ada Piala Kabupaten, Piala Walikota, Piala Gubernur," jelasnya.

Pria berdarah Minang kelahiran Palembang, 6 Juli 1966. mengatakan dalam situasi seperti ini kita pahamilah.

"Artinya pemikiran tidak sampai secara keseluruhan. Dalam situasi sekarang, pertama kita situasi berkabung. Yang kedua, dengan adanya penundaan ini kita memaklumi. Mungkin ada rekomendasi dari pemerintah atau PSSI untuk ke depan," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Askot PSSI Palembang, Irwansyah BSc yang menurutnya, sesuai instruksi surat yang kami terima dari PSSI di dalam surat Nomor: 4034/UDN/2608/X-2022 tertanggal 2 Oktober 2022 tertera poin di situ bahwa Liga 1 dan Liga 2 itu sementara ditunda dalam waktu tertentu.

Kemudian untuk Liga 3 di dalam surat itu disebutkan. Artinya Liga 3 tidak distop tetapi kita pihak Provinsi harus melaksanakan koordinasi dulu kepada pihak terkait. Baik itu keamanan, termasuk Pemda.

Asprov akan berkoordinasi apakah Liga 3 dilanjutkan. Karena di sebagian daerah itu Liga 3 sudah berjalan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved