Berita Palembang

Sebelum Kebakaran di Beringin Janggut Palembang, Tetangga Sempat Saksikan Lampu di Ruko Mati Hidup

Pantaun sripoku.com usai insiden kebakaran, setidaknya ada tiga kios ruko yang terbakar di Jalan Beringin Janggut

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / OKI Pramadani
Kebakaran yang terjadi di Jalan Beringin Janggut II Kelurahan 17 Ilir Kecamatan Ilir Timur II, Palembang menghanguskan toko manisan milik Kemas, Jumat (30/9/2022) sekira pukul 23.00 WIB. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kebakaran yang terjadi di Jalan Beringin Janggut II Kelurahan 17 Ilir Kecamatan Ilir Timur II, Palembang menghanguskan toko manisan milik Kemas, Jumat (30/9/2022) sekira pukul 23.00 WIB.

Pantaun sripoku.com usai insiden kebakaran, setidaknya ada tiga kios ruko yang terbakar di Jalan Beringin Janggut tersebut, dan salah satunya toko manisan milik Kemas.

Saat ini tiga ruko yang mengalami  kebakaran di Beringin Janggut telah dipasang garis polisi.

Kemas, pemilik toko manisan yang merupakan salah satu korban kebakaran mengatakan, saat itu toko miliknya dalam keadaan tertinggal.

"Saya itu kalau malam pulang ke rumah, tidak tinggal di sini," ujarnya.

Barulah malam tadi ia mendapatkan kabar dari orang bahwa ruko miliknya terbakar.

"Saya dapat kabar saat ruko sudah dalam keadaan terbakar, saat saya tiba di toko pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api," terang dia.

Ia tidak mengetahui dengan pasti apa penyebab toko miliknya bisa terbakar.

Namun berdasarkan cerita dari orang yang tinggal disekitar toko miliknya mengatakan bahwa sebelum insiden kebakaran tersebut terjadi, listrik di tokonya mati dan hidup secara berulang sebanyak tiga kali.

"Kalau dari cerita lampu di sini tadi malam hidup dan padam berulang-ulang. Mungkin itulah penyebabnya," ucap dia.

Menurutnya, kemungkinan penyebabnya adalah dari arus pendek listrik.

"Kalau dari api kompor gas kayaknya tidak mungkin, sebab di dalam tokonya tidak ada kompor dan saya tidak pernah masak," bebernya.

Ia tidak menyangka toko manisan yang diwariskan dari orangtuanya harus habis dilahap api.

"Tidak menyangka bakal seperti ini, apalagi jualan yang ada didalam toko semunya habis," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved