Kebakaran di Area Galangan Kapal Gandus

Kebakaran di Area Galangan Kapal Gandus Palembang, Diduga Puntung Rokok Menyambar ke Mobil Tangki

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran berasal dari puntung rokok yang menyambar ke mobil tangki.

Penulis: Oki Pramadani | Editor: Ahmad Farozi
oki pramadani/sripoku.com
Kebakaran terjadi di Jalan Lettu Karim Kadir Kecamatan Gandus, Palembang atau tepatnya di area galangan kapal Gandus, Sabtu (1/10/2022) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran berasal dari puntung rokok yang menyambar ke mobil tangki. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Insiden kebakaran terjadi di Jalan Lettu Karim Kadir Kecamatan Gandus, Palembang atau tepatnya di area galangan kapal Gandus.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tapi kebakaran menghanguskan satu mobil tangki pengangkut minyak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran berasal dari puntung rokok yang menyambar ke mobil tangki.

Api dapat dipadamkan satu jam kemudian setelah Damkar Kota Palembang menurunkan sembilan unit mobil kebakaran untuk memadamkan api.

Rohim (40), warga sekitar mengatakan bahwa awalnya ia melihat api di galangan kapal.

"Aku lihat api sudah besar, tadi sudah sampai menyambar pohon kelapa," ujarnya.

Ia sendiri tidak mengetahui dengan pasti apa penyebab kebakaran terjadi di lokasi galangan kapal tersebut.

Namun berdasarkan informasi yang didapat dari warga lainya bahwa kemungkinan kebakaran terjadi saat mobil tangki sedang melakukan pengisian minyak ke kapal.

"Dapat informasinya seperti itu," terang dia saat ditemui disekar lokasi kejadian.

Kapolsek Gandus, AKP Wanda Dhira Bernard mengatakan, yang terbakar adalah mobil tangki.

"Terbakar itu mobil tangki yang terjadi di galangan kapal," ungkap dia.

Sementara untuk penyebab kebaran sendiri, kata Wanda, belum ketahui secara pasti.

Sebab, saat ini tim dari Polsek Gandus masih melakukan melakukan pendalaman dan penyelidikan lebib lanjut.

"Kami masih mendalami apa penyebab kebaran itu," terangnya.

Sedangkan sopir mobil tangki yang terbakar tersebut, kata Wanda, telah melarikan diri.

"Sopirnya kabur, tadi saat kebaran terjadi sudah tidak ada," ucapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved