Berita Sriwijaya FC

Pelatih Sriwijaya FC Liestiadi Sebut PSKC Cimahi Tim Sulit Diduga di Liga 2, 'Ini Wajib Diwaspadai'

Akan tetapi, kata Pelatih Sriwijaya FC Liestiadi, ketika melawan Karo (kalah 0-1) ini menjadi motivasi agar  jangan mengulangi kehilangan nilai lagi.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
MO SRIWIJAYA FC
Pelatih Sriwijaya FC Liestiadi (kiri) bersama Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Indrayadi SE selaku manajemen pengelola Tim Sriwijaya FC. Liestiadi bersama Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Indrayadi SE selaku manajemen pengelola Tim Sriwijaya FC secara teknis tengah mempelajari dan mempersiapkan jurus jitu agar bisa mencuri poin saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung menghadapi PSKC Cimahi babak penyisihan putaran pertama grup wilayah barat  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelatih kepala Sriwijaya FC Liestiadi bersama Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Indrayadi SE selaku manajemen pengelola Tim Sriwijaya FC secara teknis tengah mempelajari dan mempersiapkan jurus jitu agar bisa mencuri poin saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung menghadapi PSKC Cimahi babak penyisihan putaran pertama grup wilayah barat Liga 2, Sabtu (1/9/2022) pukul 15.15.

"PSKC Cimahi ini tim sulit diduga, karena waktu dia main away lawan Perserang 1-0. Terus mereka lawan Perserang 1-0, lawan PSDS juga mereka menang 2-1. Jadi saya rasa tim ini wajib diwaspadai," ungkap Pelatih Sriwijaya FC Liestiadi kepada Sripoku.com, Jumat (30/9/2022).

Akan tetapi, kata Pelatih Sriwijaya FC Liestiadi, ketika melawan Karo (kalah 0-1) ini menjadi motivasi agar  jangan mengulangi kehilangan nilai lagi. Apalagi nilai mereka selisih satu dengan SFC.

"Kita 8, mereka 7. Otomatis mereka tidak akan kehilangan poin lagi. Kalau kekuatan mereka, saya rasa mereka banyak materi pemain liga walaupun sudah lama bermain di liga 2. Seperti kipernya. Terus gelandang bertahannya, penyerangnya juga bagus," kata Liestiadi kelahiran Medan, Sumatera Utara, 14 Oktober 1968.

Sementara Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Indrayadi SE selaku manajemen pengelola Tim Sriwijaya FC menyebut PSKC Cimahi lagi dalam kondisi isunya timnya lagi tidak baik-baik saja.

Namun ia juga tetap mewaspadai karena kemarin PSKC di Serang dapat poin (mengalah Perserang 0-1), artinya tim ini belum begitu dapat konsistensinya.

"Harapan kita dapatkan situasi tim mereka yang lagi belum jelas kita ambil keuntungan secara psikologi," ujar mantan pelatih kiper SFC.

Mantan kiper PS Pusri Palembang era Galatama ini juga mengingatkan jika pihak manajemen SFC juga sejauh ini memberi bonus ke pemain lebih besar dari kemarin-kemarin karena tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini butuh poin terus dimotivasi.

"Kita bicara hitungannya maksimal ada 9 poin kita dapat dari 3 laga sisa di putaran pertama ini, itu harus kita ambil. Termasuk tertundanya pertandingan dengan Karo United FC harapan kita bisa ambil poin juga," ujarnya.

Hal senada juga dijelaskan Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Safrizal Affandi. Untuk melawan PSKC, tim Sriwijaya FC harus maksimal. Syukur-syukur dapat 3 poin. Berkaca dari Karo United FC saja bisa curi 3 poin menang 1-0 di kandang PSKC tempo hari.

Untuk diketahui laga PSKC Cimahi vs Karo United Kamis (22/9/2022) pukul 15.15 di Si Jalak Harupat Bandung berhasil dimenangkan Karo United FC dengan skor 0-1.

Safrizal mengatakan mengumpulkan pundi-pundi poin ini sangat penting untuk mengejar posisi peringkat klasemen finish target dua besar grup wilayah barat pada putaran pertama ini.

Kemungkinan untuk menghadapi PSKC, Coach Liestiadi akan menurunkan starternya seperti pada laga yang tertunda saat hendak menghadapi Karo United FC kemarin.

Dalam starting eleven itu Sriwijaya FC menurunkan pemainnya, Kiper: Yoewanto Stya Beny.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved