Berita Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Sampaikan Empat Tuntutan ke PT LIB, Imbas Gagal Main Lawan Karo United Karena Banjir

Manajemen Sriwijaya FC sampaikan empat tuntutan ke PT LIB terkait laga Sriwijaya FC vs Karo United

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
MO Sriwijaya FC
Skuad tim Sriwijaya FC berhujan-hujan menantikan dimulainya kick off di Lapangan Stadion Teladan Kota Medan yang tergenang air terus diguyur hujan deras sehingga laga keenam grup wilayah barat Karo United vs Sriwijaya FC Selasa (27/9/2022) akhirnya ditunda. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Manajemen Sriwijaya FC sampaikan empat tuntutan ke PT LIB terkait laga Sriwijaya FC vs Karo United di Liga 2 tertunda gegara Stadion Teladan Medan banjir.

Pihak manajemen Sriwijaya FC pun masih menunggu balasan atas surat Permohonan Penjadwalan Ulang dan Kompensasi Kerugian Tim/Klub Sriwijaya FC pada Pertandingan Liga 2 Grup Barat Tahun 2022 Putaran 1.

Bahkan hingga kini, laga lanjutan Karo United vs Sriwijaya FC yang seyogyanya berlangsung Selasa (27/9/2022) pukul 16.00 belum tahu kapan di reschedulle ulang pertandingannya.

Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Safrizal Affandi berharap surat balasan dari PT LIB nantinya tidak merugikan tim Sriwijaya FC


"Perkembangan sampai sekarang belum ada. Surat sudah dilayangkan kemarin. Intinya kita menuntut empat poin. Kalaupun ada balasan, apakah akan menguntungkan atau merugikan" ujarnya, Kamis (29/9/2022).

 

Sebanyak empat poin surat yang disampaikan manajemen Sriwijaya FC tertanggal 27 September 2022 No : 001/INT/SFC/IX-2022 Permohonan Penjadwalan Ulang dan Kompensasi Kerugian Tim/Klub Sriwijaya FC pada Pertandingan Liga 2 Grup Barat Tahun 2022 Putaran 1 ditujukan kepada Direktur Utama PT.Liga Indonesia Baru.


Manajemen Klub Sriwijaya FC menyampaikan Kronologis dan Komplain kerugian, akibat Gagalnya Pertandingan Liga 2 Grub Barat NP : 24 antara Karo United vs Sriwijaya FC Tanggal 27 September 2022 yang di jadwalkan Kick Off 16.00 Wib di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara. 


1. Beberapa kali LO dan Juga Supir minibus sering tidak stanby dan sering telat dalam penjemputan.


2. Meminta Pertanggungjawaban Panpel/LOC atas Ketidaksiapan Tuan Rumah Karo United  pada Pertandingan tanggal 27 September 2022, dengan kondisi sarana/stadion yang tidak  layak/representatif standar serta Panpel/LOC tidak bisa mengantisipasi atas kejadian Force  Majeur yang terjadi, dimana lapangan pertandingan tergenang air selama 1 jam lebih.


3. Meminta kompensasi penggantian kerugian materi/biaya yang timbul dari Tim Sriwijaya FC  atas tertundanya pertandingan ini berupa transportasi PP, akomodasi, konsumsi dan juga  Materi finansial atas pemain dan official klub Sriwijaya FC.


4 Meminta jika dilaksanakan pertandingan tunda / reschedule ini dilaksanakan di tempat  netral dengan stadion yang repersentatif secara kelayakan dan standarisasi PSSI/LIB agar  tidak terulang lagi kejadian penundaaan pertandingan yang serupa. 

"Yang jelas itu sudah merugikan kita. Kita baru komunikasi dengan Match Commissioner yang memimpin laga kemarin," ujar Safrizal.

Dirtek Sriwijaya FC, Indrayadi mengatakan hingga kini PT Liga Indonesia Baru masih belum menjawab surat Permohonan Penjadwalan Ulang dan Kompensasi Kerugian Tim/Klub Sriwijaya FC laga kontra Karo United dalam lanjutan Liga 2.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved