Berita Lahat

Kecamatan Jarai Terbanyak ODGJ, Pemkab Lahat Lakukan Pendampingan Pemberian Obat dan Edukasi

Dari catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, per September 2021 ada 1.087 ODGJ di Kabupaten Lahat. ODGJ ini ada disetiap wilayah fasilitas kesehatan.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Ahmad Farozi
ehdi amin/sripoku.com
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Taufik M Putra 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Kesembuhan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) jadi perhatian serius Pemkab Lahat. Pendampingan, pemberian obat hingga edukasi terus dilakukan.

Bahkan, tim dari puskesmas terus memantau aktifitas dan kesembuhan ODGJ. Di Kabupaten Lahat keberadaan ODGJ tersebar di 24 kecamatan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Taufik M Putra melalui Kasi P2 PTM Keswa dan Nafza, Farlian Fardan, Kamis (29/9/2022).

"Untuk stok obat bagi ODGJ sendiri sejauh ini masih ada. Obat disuplai dari Palembang," ujarnya.

Dari catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, per September 2021 ada 1.087 ODGJ di Kabupaten Lahat. ODGJ ini ada disetiap wilayah fasilitas kesehatan atau puskesmas.

Namun paling banyak berada diwilayah Puskesmas Kecamatan Jarai, yaitu 125 pasien ODGJ. Kemudian di Bandar Jaya 90 pasien, Muara Tiga 69 pasien dan Sukamerindu 68 pasien.

"Sisanya itu tersebar disetiap kecamatan, itu empat puskesmas tertinggi yang ada pasien ODGJ," ujarnya.

Pihak puskesmas kata Farlian, memberikan pelayanan pendampingan makan obat serta melakukan edukasi kepada pasien dan keluarga dengan cara melakukan kunjungan ke tempat pasien.

"Puskesmas juga melakukan pemantauan terhadap pasien ODGJ ini, bagaimana perkembangannya," katanya.

Ditambahkan, faktor penyebab ODGJ kebanyakan akibat penyalagunaan Napza (narkotika, aibon dan obat-obat lainnya). Bahkan kebanyakan di usia yang masih produktif.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved