Berita Palembang

Airsoft Gun Meletus di IP Palembang, Perbakin Ingatkan Penggunaan soal Senjata

"Saya monitor adanya peristiwa itu, itu adalah perbuatan oknum, "ungkap Joko kepada Sripoku.com, Kamis (29/9/2022).

Editor: Yandi Triansyah
Capture SripokuTV
Emosi handpone Angga hancur padahal cuma lupa password meluapkannya dengan tembakan airsoft gun di IP Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua bidang Hukum dan Displin Perbaikin Kota, Joko Winarto menanggapi kasus penembakan menggunakan airsoft gun di Internasional Plaza (IP) Kota Palembang.

Pengurus Perbakin Kota Palembang ini menyayangkan kejadian penembakan menggunakan airsoft gun tersebut.

"Saya monitor adanya peristiwa itu, itu adalah perbuatan oknum, "ungkap Joko kepada Sripoku.com, Kamis (29/9/2022).

Menurut Joko, perbuatan oknum itu sudah menyalahi aturan yang ada.

"Saya ingatkan senjata hanya digunakan untuk latihan saja, dan latihan di lapangan tembak, bukan di tempat umum," tegas Joko.

Ditanya bagaimana seseorang bisa mendapatkan senjata tersebut, Joko memaparkan, syaratnya seseorang harus mendapatkan sertifikat menembak menjadi anggota Perbakin.

"Ya seseorang harus mendapatkan sertifikat menembak terlebih dahulu dan menjadi anggota club Perbakin, baru boleh. Namun penggunakan tetap saja tidak sembarang, hanya di tempat latihan tembak," katanya.

Kecuali atlet menembak, sebab atlet menembak kata dia memang dalam satu minggu mereka tiga hari latihan.

Bagi atlet diwajidkan latihan tiga kali dalam seminggu di Perbakin kota dan provinsi.

Joko juga menambahkan, jika anggota perbakin memiliki senjata airsoft gun, dan hendak digunakan untuk latihan saat pergi anggota tersebut membawanya harus dengan benar.

"Seperti membawanya dengan mengunakan tas kotak, dibawa di dalam tas dan ingat bukan dibawa di pinggang, "tegasnya.

"Untuk anggota club Perbakin, yang memiliki senjata airsoft gun jangan sampai melanggar hukum yang berlaku di Indonesia, senjata ini hanya khusus untuk latihan bersama, " kata dia.


Sementara itu, Oscar D Fresta, selak Wasekum Bid Organisasi Perbakin Sumsel, menegaskan yang namanya senjata olahraga dipergunakan untuk kegiatan olahraga, bukan dipergunakan kegiatan lain.

"Apalagi bawa untuk kegiatan atau peruntukan beladiri, terlebih lagi perbakin tidak menaungi airgun tapi yang di naungin airsoft, intinya bila bersangkutan anggota perbakin menggunakan senjata olahraga di luar kepentingan olahraga adalah pelanggaran dan bisa ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku sesuai dengan akibat perbuatannya," tambah Oscar.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved