Breaking News:

PROFIL Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK yang Kini Bela Putri Candrawathi: Alumni FH UGM

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah resmi menjadi pengacara istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Editor: Wiedarto
Warta Kota/via Antaranews.com
Mantan Juru bicara KPK Febri Diansyah yang kini jadi pengacara istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah resmi menjadi pengacara istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Diketahui, Putri merupakan tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Febri menyebut akan memberikan pendampingan dan bertindak secara obyektif dalam kasus tersebut.


Berikut profil Febri Diansyah.

Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat ini merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia kemudian mengawaki kariernya di Indonesia Corruption Watch (ICW), lembaga yang bergerak di bidang pemantauan pemberantasan korupsi. Di ICW, Febri ditempatkan di bagian monitoring hukum dan peradilan. Tugasnya, memantau proses peradilan kasus-kasus korupsi di Indonesia.


Febri juga berperan dalam penyampaian informasi pada kasus korupsi yang menyeret nama Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin pada 2011. Selepas di ICW, Febri kemudian diangkat sebagai juru bicara sekaligus Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas) KPK pada 2016. Ia juga turut andil memberikan informasi terkait kasus-kasus korupsi di KPK, seperti kasus e-KTP dan Hambalang.


Pada 2019, ia melepas jabatannya sebagai juru bicara dan memilih fokus sebagai Kabiro Humas KPK. Setahun kemudian, ia resmi mengundurkan diri dari jabatannya di KPK pada 2020. Pengunduran dirinya ini dilatarbelakangi oleh perubahan kondisi internal KPK usai pengesahan revisi Undang-Undang KPK. "Di surat (pengunduran) itu juga saya tuangkan, bagi saya dan beberapa teman yang sudah berdiskusi cukup panjang akhir-akhir ini kondisi KPK memang sudah berubah baik dari aspek regulasinya," kata Febri saat itu, dikutip dari pemberitaan Kompas.com.


Selepas keluar dari KPK, ia kerap melontarkan kritikannya terhadap lembaga antirasuah itu. Tahun lalu, Febri bahkan dilantik sebagai Juru Bicara Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi. Kantor darurat ini didirikan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini.

Febri menilai, apa yang terjadi di KPK saat ini adalah penghianatan terhadap semangat yang bertahun-tahun dibangun untuk memperkuat KPK dalam pemberantasan korupsi.
(Sumber: Kompas.com/Irfan Kamil, Retia Kartika Dewi, Ardito Ramadhan | Editor: Bayu Galih, Diamanty Meiliana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved