Berita Palembang

Pegawai Indomaret di Palembang Meninggal, Korban Diduga Keracunan Asap Genset

"Kemudian kami pergantian shif kerja sekira pukul 14.00," ungkapnya, Rabu (28/9/2022), kepada petugas pengaduan Polrestabes Palembang.

Editor: Yandi Triansyah
handout
Pegawai Indomaret di Palembang meninggal diduga karena keracunan asap mesin genset, Selasa (27/9/2022) sekira pukul 18.00 WIB. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pegawai Indomaret di Kota Palembang, meninggal dunia diduga terhitup gas karbon monoksida dari mesin genset.

Pegawai Indomaret yang meninggal karena gas monoksida mesin genset bernama Putra Yazirman (25) warga Jalan AMD Sugiwaras, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Pegawai Indomaret menghembuskan napas terakhir pada Selasa (27/9/2022) pukul 18.00 WIB di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, peristiwa ini terjadi di tempat kerja korban Indomaret Citra Grand City (CGC) yang beralamat di Jalan By Pass, komplek CGC, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, Selasa (27/9/2022).

Rekan korban, M Astian Rifansyah (20) mengatakan, bahwa sekira pukul 13.00, kondisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sedang mati lampu.

"Kemudian kami pergantian shif kerja sekira pukul 14.00," ungkapnya, Rabu (28/9/2022), kepada petugas pengaduan Polrestabes Palembang.

Di shif kedua korban melaksanakan kerja, tidak lama kemudian korban menuju ke toilet lalu tiba-tiba korban berteriak meminta tolong.

"Mendengar itu kami kebelakang dan melihat korban sudah tergeletak di depan pintu gudang yang mana posisi genset berada tidak jauh dari toilet," ungkapnya.

Selanjutnya ia dan rekan korban lainnya menolong korban untuk dibawa ke rumah sakit Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin dengan menggunakan gocar.

Kemudian, sekira pukul 18.00, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter rumah sakit Sukajadi.

Sementar, Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, bahwa dari laporan anggota di lapangan tidak terlihat dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari kasus ini, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan VER atau autopsi, sehingga anggota kita tidak melakukan tindak lanjut," jelasnya

Dan berdasarkan hasil di TKP bahwa tempat genset tersebut berada di dalam ruangan (gudang belakang) yang tidak memiliki sirkulasi udara (ventilasi). (Diw).

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved