Kerap Bikin Resah Tarif Parkir di BKB Rp 10 Ribu, Pengunjung Dukung Sistem Parkir Baru

Sistem parkir baru di BKB (Benteng Kuto Besak) layaknya di mall belum beroperasi, padahal pengunjung sangat mendukung demi hindari parkir Rp 10 ribu

Penulis: Bima Pratama Wijaya | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/BIMA
Penampakan pos parkir guna menerapkan sistem parkir baru di BKB yang sudah berdiri sejak beberapa bulan lalu, belum juga terlihat adanya aktivitas pada pos tersebut. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sistem parkir baru di BKB (Benteng Kuto Besak) layaknya di mall belum kunjung beroperasi, Rabu (28/9/2022).

Meskipun bangunan pos parkir guna menerapkan sistem parkir baru di BKB yang sudah berdiri sejak beberapa bulan lalu, belum juga terlihat adanya aktivitas pada pos tersebut.

Hadirnya sistem parkir baru dengan sistem one gate in one gate out tentunya dapat memberi kemanan ekstra serta tarif parkir yang jelas bagi wisatawan yang akan masuk ke kawasan BKB.

"Kalau bisa dipercepat adanya pos parkir baru seperti ini, jadi nyaman aja dari tukang parkir yang suka ngasih harga selangit," sebut Guntur selaku wisatawan.

Ia juga pernah dipinta oknum tukang parkir untuk membayar uang Rp 10 ribu rupiah saat memarkirkan motornya di sekitar BKB saat malam minggu.

"Padahal saya gak sampai satu jam, dipinta uang segitu," jelasnya.

Guntur juga berharap agar sistem parkir baru ini bisa cepat beroperasi sehingga wisatawan senang untuk wisata ke BKB.

Hal ini ditepis oleh salah satu tukang parkir kawasan BKB saat Sripoku.com mencari kebenaran akan hal tersebut.

Dodi dengan nama yang sudah disamarkan membeberkan tarif di BKB ini standarnya sudah sesuai dengan parkir-parkir di tempat lain.

"Biasanya kita tiap parkir Rp 5 ribu rupiah saja untuk motor, bahkan kalau mereka tidak ada uang segitu ya kita memaklumkan," jelas Dodi.

Mungkin ada beberapa oknum, tambahnya, yang terlalu memeras pengunjung dengan tarif parkir yang cukup tinggi demi kebutuhan hidupnya dan setoran.

Terkait dengan sistem parkir baru di BKB Dodi juga tak merasa keberatan karena hal ini sudah diatur oleh Pemerintah yang berkolaborasi dengan pembisnis.

Dodi juga menjelaskan tukang parkir disini juga diajak untuk menjadi karyawan petugas parkir dengan sistem baru ini.

Hingga saat ini belum adanya kejelasan pengoperasian sistem parkir baru di kawasan BKB akan berjalan.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved