Berita OKU

Curi Motor ke-10 Sumarno Ditangkap Polres OKU

Sepandai-pandai tupai melompat ada kalanya terjatuh jua, pepatah lama ini pantas ditujukan kepada Sumarno  (22),  saat  mencuri motor yang ke-10

Penulis: Leni Juwita | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Leni Juwita
Sumarno (22), pencuri sepuluh sepeda motor saat diamankan Polres OKU 

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Sepandai-pandai tupai melompat ada kalanya terjatuh jua, pepatah lama ini pantas ditujukan kepada Sumarno  (22),  saat  mencuri motor yang ke-10  bandit bertato di sekujur tubuhnya ini dihajar timah panas.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan SIK dan Kasi Humas AKP Syafaruddin SH menjelaskan,  tersangka terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap.

Specialis pencuri motor ini baru bertekuk lutut setelah kaki kananya ditembak,  dengan tertangkapnya tersangka polisi berhasil mengungkap 10 kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres OKU.

Polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa 7 unit sepeda motor, dari 7 sepeda motor yang sudah diamankan polisi tersebut, 3 diantaranya sudah diketahui pemiliknya.

Meliputi sepeda motor Yamaha RX King Tahun 1997 warna hitam BG 3541 LY,  sepeda motor Honda Beat BG 6016 YA dan sepeda motro Honda Revo  warna hijau.

Sedangkan 4 unit sepeda motor lagi masih diamankan di Polres OKU.” Bagi yang merasa kehilangan sepeda motor  boleh datang ke Polres dengan membawa bukti surat pendukung,” imbuh Kapolres OKU.   

Sementara itu Sumarno yang tercatat sebagai warga Desa Trans Mahanggin Kecamaatn Muaradua Kabupaten OKU Selatan mengaku semua motor dicurinya di Kota Baturaja.

Barang hasil curian itu kemudian dilempar ke Kabupaten OKU Selatan dengan harga Rp 2 juta.

“Kujual dengan harag Rp 2 juta/motor, uangnya digunakan untuk berfoya-foya,” kata pria bertubuh kekar dan penuh tato.

Menurut pengakuan Sumarno, sepeda motor itu diambilnya dari beberapa tempat seperti di halaman masjid, di bengkel di rumah-rumah warga dan ditempat-tempat lainnya.

Pria yang mengaku belum berkeluarga ini menerangkan, setiap beraksi selalu sendirian, dia melakukan pengintaian 30 menit sampai 2 jam dilokasi motor yang menjadi target.

Umumnya motor yang berhasil dibawah kabur adalah sepeda motor yang kunci kontaknya masih terpasang di sepeda motor  setelah berhsil mengambil motor tersangka langsung kabur.

Lalu menghubungi calon pembelinya di OKU Selatan. Tersangka mengaku  selain mencuri sepeda motor  pekerjaannya sebagai petani jagung. (eni)

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved