Vaksin Meningitis di Palembang Kosong

Travel Umrah di Palembang Siasati Kekosongan Vaksin Meningitis, Siap Kerahkan Jemaah Geruduk KKP

Emir mengatakan siap "menggerakkan" jemaah umrah mendatangi KKP dan menggeruduk kantor tersebut sebab membuat kebijakan yang tidak revelan.

Editor: Yandi Triansyah
Handout
Ilustrasi : Jemaah umrah di Palembang keluhkan kekosongan vaksin meningitis 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Travel umrah di Palembang mencari cara supaya tetap bisa memberangkatkan jemaah umrah di tengah isu kekosongan vaksin meningitis.

Demi mendapatkan vaksin meningitis untuk calon jemaah umrah, travel umrah di Palembang mencari vaksin langsung offline ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) hingga yang paling ekstrim bakal menggeruduk KKP.

Zafa Tour Travel salah satu travel umrah di Palembang misalnya memilih solusi mencari calon jemaah yang sudah vaksin dan siap berangkat.

Hal ini dilakukan agar seat yang sudah dipesan pada maskapai tidak hangus.

Namun solusi ini juga sulit sebab pencairan ini juga memakan waktu dan jumlah tidak sebanding dengan seat yang sudah dipesan dengan calon jemaah yang sudah divaksin.

"Iya kita tanya satu-satu calon jemaah siapa yang sudah vaksin meningitis jadi bisa berangkat lebih dulu," kata Direktur Zafa Tour Travel Gusti Diansyah, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Selain Vaksin Covid-19, Calon Jemaah Haji Sumsel Juga Wajib Vaksin Meningitis

Gusti mengatakan vaksin meningitis saat ini stoknya kosong.

Sehingga mempersulit para travel umrah untuk mengatur jadwal keberangkatan.
Sebab seat pesawat yang sudah dibooking akan hangus jika batal berangkat.

Sedangkan syarat berangkat harus sudah vaksin minimal 10 hari.

Jika vaksin lama kosong maka akan menggangu keberangkatan umrah.

Padahal tahun ini antusias masyarakat umrah tinggi sebab sudah dua tahun tidak bisa umrah.

Sementara itu Direktur Mega Wisata, Salwati mengatakan, pihaknya terpaksa jemput bola untuk mencarikan calon jemaah umrah vaksin.

Meski sebenarnya vaksin di luar biaya paket umrah.

Namun agar jemaah aman dan dipastikan bisa berangkat membuat tour travel jemput bola.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved