Berita Muba

Curah Hujan Tinggi Akibatkan 2 Lokasi di Muba Longsor, Apriyadi Imbau Warga Sementara Mengungsi

Pj Bupati Muba Apriyadi saat meninjau lokasi mengimbau warga sekitar agar tidak beraktifitas disekitar lokasi longsor tersebut.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Ahmad Farozi
fajeri/sripoku.com
Pj Bupati Muba Apriyadi ketika meninjau tanah longsor di Desa Berlian Makmur (C2) Kecamatan Sungai Lilin, Selasa (27/9/2022). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Muba longsor.

Longsor terjadi di Desa Berlian Makmur (C2) Kecamatan Sungai Lilin, tepat di halaman belakang SMA Negeri 2 Sungai Lilin.

Tanah longsor diwilayah tersebut membentuk turunan tebing dan disekitar lokasi ditutup sementara.

Pj Bupati Muba Apriyadi saat meninjau lokasi mengimbau warga sekitar agar tidak beraktifitas disekitar lokasi longsor tersebut.

"Jadi kita tutup sementara, jangan sampai ada korban jiwa. Apalagi ini lokasi longsor dekat dengan sekolah," ujar Apriyadi, Selasa (27/9/2022).

Dia mengimbau warga yang tinggal di area rawan longsor untuk sementara mengungsi dulu.

"Pihak BPBD, perangkat desa dan kecamatan juga terus menyisir warga dikawasan longsor untuk menghindari aktifitas di area yang rawan longsor. Sampai adanya perbaikan secara menyeluruh jangan ada yang mendekati lokasi," katanya.

Sebelum meninjau tanah longsor di Desa Berlian Makmur (C2) Kecamatan Sungai Lilin, Apriyadi telah meninjau lokasi longsor di Desa Tanah Abang Kecamatan BHL dan memberikan sejumlah bantuan.

"Ada 2 KK warga yang terdampak, untuk sementara sudah kita relokasi warga yang terkena dampak longsor di Desa Tanah Abang," ungkapnya.

Terkait jembatan yang terkena runtuhan longsor, Apriyadi mengatakan akan segera diperbaiki.

Kepala BPBD Muba, Pathi Ridwan menyebutkan, saat ini pihaknya telah membentuk posko siaga di beberapa titik rawan longsor di Muba.

"Kita bersama tim Forkopimcam hingga perangkat desa terus menyisir warga yang berada di lokasi rawan longsor, kalau bersifat waspada langsung kita mengungsikan warga," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved