Berita Muaraenim

Terbengkalai dan Mulai Rusak, Bangunan Milik Pemkab Muara Enim Diduga Jadi Tempat Mesum

Lebih mirisnya, dalam bangunan tersebut terlihat kondom bekas pakai tergeletak di lantai. Diduga bangunan tersebut dijadikan lokasi mesum.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Ahmad Farozi
ardani/sripoku.com
Bangunan milik Pemkab Muara Enim yang telah selesai dibangun, tapi tidak dimanfaatkan sehingga terbengkalai dan rusak. Pantauan, Senin (26/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Beberapa bangunan milik Pemkab Muara Enim, baik yang telah terdaftar maupun yang belum jadi aset daerah banyak terbengkalai dan mulai rusak.

Pantauan Senin, (26/9/2022), bangunan terbengkalai dan rusak antara lain rumah dinas yang direncanakan untuk Polres Muara Enim dan Kodim di Jalan Pelawaran I, Kelurahan Muara Enim Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim.

Dua unit bangunan rumah dinas tampak telah selesai dibangun sekitar beberapa tahun yang lalu, namun sampai saat ini tidak kunjung digunakan.

Akibat tidak ditempati dan dimanfaatkan, kondisi kedua gedung sudah mulai rusak, terutama untuk rumah dinas Kodim.

Seperti sebagian pintu kaca sudah pecah, pintu garasi dan pintu utama telah lepas dan sebagian hilang. Termasuk anak kunci, stop kontak merk Panasonic sudah hilang seluruhnya.

Kemudian satu kloset duduk hilang, beberapa kloset lainnya rusak dan kondisi rumah kotor dipenuhi sampah, seperti pernah digunakan orang yang tidak bertanggungjawab.

Sedangkan di rumah dinas yang direncanakan untuk Polisi, sedikit agak terawat dan beberapa aksesoris rumah masih lengkap, tapi terlihat beberapa yang mulai rusak.

Lebih mirisnya, dalam bangunan tersebut terlihat kondom bekas pakai tergeletak di lantai.

Diduga bangunan tersebut dijadikan lokasi mesum pihak tak bertanggungjawab, karena bisa dimasuki semua orang, sebab pintunya sudah rusak dan terbuka.

Pj Sekda Muara Enim H Riswandar didampingi Bagian Aset BPKAD Muara Enim, Arya, saat fikonfirmasi mengaku terima kasih atas informasi tersebut.

Informasi itu akan jadi perhatian serius. Apalagi jika dugaan telah dijadikan tempat mesum, maka sangat urgen untuk diambil tindakan.

Pihaknya segera memerintahkan OPD terkait menindaklanjutinya untuk mencari solusi sehingga mencegah kerusakan lebih parah lagi dan gedung tersebut bisa secepatnya di manfaatkan.

Bagian Aset BPKAD MUara Enim, Arya menambahkan, bangunan rumah dinas tersebut sebelumnya memang akan dihibahkan ke Polres dan Kodim. Namun tidak tahu pasti penyebabnya, hingga sampai kini gedung tersebut belum diserahkan.

Karena gara-gara gedung tersebut juga sempat menjadi temuan dan pertanyaan BPKP, sebab kalau statusnya hibah mereka minta untuk segera dihibahkan.

Pada dasarnya bangunan tersebut sudah masuk aset milik Pemkab Muara Enim. Tapi masuk dalam persediaan, seperti barang habis pakai dan barang hibah.

"Jadi status gedung tersebut adalah masih tanggungjawab PUPR bukan di BPKAD," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved