Berita Ogan Ilir

Belajar Mengajar Sekolah Islam Terpadu Menara Fitrah Diliburkan, Antisipasi Terjadi Semburan Lumpur

Pengurus Sekolah Islam Terpadu (SIT) Menara Fitrah di Indralaya, Ogan Ilir, akan meliburkan sementara kegiatan belajar-mengajar.

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Ts Agung
Dewan Pembina SIT Menara Fitrah Indralaya, Mohd Iqbal Romzi saat berbicara kepada wartawan, Minggu (25/9/2022) 

SRIPO.COM, INDRALAYA - Pengurus Sekolah Islam Terpadu (SIT) Menara Fitrah di Indralaya, Ogan Ilir, akan meliburkan sementara kegiatan belajar-mengajar.

Hal ini dilakukan karena masih adanya semburan lumpur keluar dari sumur bor, meskipun tekanannya tak sebesar saat pertama kali terjadi pada Sabtu (24/9/2022) petang.

Hal tersebut diungkapkan Dewan Pembina SIT Menara Fitrah Mohd Iqbal Romzi, sementara kegiatan belajar mengajar kita liburkan, mengingat semburan lumpur dari sumor bor patut diwaspadai dan berdampak pada keselamatan Menara Fitrah.

Pembangunan proyek sumur bor tersebut dijelaskan Dewan Pembina SIT Menara Fitrah merupakan proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan.

"Kami mendapat bantuan dari Pemprov Sumsel berupa pembuatan sumur bor  dengan target kedalaman sekitar 150 meter," kata Romzi kepada wartawan di Indralaya, Minggu (25/9/2022).

ADA Gas yang Mudah Terbakar, Pertamina Pastikan Tak Ada Gas Beracun di Semburan Lumpur Inderalaya

Menurut Iqbal Romzi, tahapan pembangunan mulai dari survei selama tiga minggu hingga proses pengeboran, sepenuhnya dilakukan Pemprov Sumsel.

"Pemprov yang kerjakan, kita hanya sediakan lahan," jelas Iqbal Romzi.

Iqbal Romzi menjelaskan, sebelumnya ada dua lokasi di area SIT Menara Fitrah yang akan dibangun sumur bor.

Namun kontraktor dan konsultan proyek memilih lokasi yang terdapat semburan lumpur tersebut.

Menurut Iqbal Romzi, pembangunan sudah dilakukan sesuai prosedur yang ada, namun terhambat karena faktor alam.

"Apa yang ada di dalam dan di atas bumi, semua makhluk Allah SWT. Kami hanya berikhtiar dengan upaya pendekatan secara teknologi, sains maupun secara spiritual," ujar Iqbal Romzi.

Mengancam Warga Ogan Ilir, Semburan Lumpur dari Galian Sumur Bor di Indralaya Setinggi 50 Meter

Lokasi pengeboran sumur tersebut persis di samping asrama putri SIT Menara Fitrah.

Informasi dari BPBD Ogan Ilir, semburan lumpur diawali terjadi saat pengeboran di kedalaman sekitar 100 meter.

Semburan lumpur diawali dengan semburan gas mencapai tinggi sekitar 50 meter, diiringi suara gemuruh dan getaran pada jarak sekitar 20 meter dari titik semburan. 

"Informasi dari personel di lapangan, ketinggian semburan lumpur mencapai sekitar 50 meter," terang Kalaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat.

Sempat berhenti pada Minggu pagi sekira pukul 05.00, lumpur di titik semburan kembali beriak, pertanda ada tekanan dari bawah tanah.

Riakan lumpur semakin terlihat jelas sekira pukul 11.00 sehingga membuat petugas terus bersiaga.

"Warga diimbau hati-hati dan tidak mendekati area atau titik semburan lumpur," pesan Edi Rahmat.

 

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved