Berita Lubuklinggau

Angkutan Batu Bara Bikin Gaduh, Dandim 0406 Lubuklinggau Tahan Belasan Truk

Kita hentikan karena dalam dua pekan keberadaan transportasi angkutan ini menimbulkan kegaduhan di masyarakat

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Eko Hepronis
Dandim 0406 Lubuklinggau, Letkol Arm Anggeng Prasetyo Sulistyo menjelaskan alasannya pihaknya menghentikan angkutan batu bara di Kota Lubuklinggau, Sabtu (25/9/2022) 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kodim 0406 Lubuklinggau menghentikan belasan truk batu bara, buntut dari melintas di jalan tengah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel).

Alasan Kodim 0406 Lubuklingga menghentikan belasan truk batu bara yang itu karena mengangkut batu bara dari Jambi menuju ke Bengkulu melintasi Kota Lubuklinggau.

Sehingga menimbulkan gelombang protes dari masyarakat di Kota Lubuklinggau, untuk menjaga kondusifnya suasana, Kodim 0406 Lubuklinggau menghentikan belasan truk batu bara tersebut.

Total ada 14 truk batu bara yang dihentikan dan dibariskan depan Kodim 0406 Lubuklinggau untuk diamankan sejak Jumat hingga hari ini (25/9/2022).

Dandim 0406 Lubuklinggau, Letkol Arm Anggeng Prasetyo Sulistyo, menegaskan truk itu dihentikan agar pihaknya bisa koordinasi dan memanggil pihak yang mengelola transportasi itu

"Kita hentikan karena dalam dua pekan keberadaan transportasi angkutan ini menimbulkan kegaduhan di masyarakat karena melintasi tengah kota Lubuklinggau," ungkap Dandim pada wartawan.

Dandim mengatakan dalam dua pekan terakhir semenjak truk batu bara itu melintas sudah dua kali terjadi demo berkaitan dengan angkutan batubara.

"Sehingga untuk menjaga kondusifitas wilayah, kita perlu memanggil pihak-pihak untuk memberikan penjelasan tentang penggunaan angkutan jalan raya khususnya angkutan tambang," ujarnya.

Menurut Dandim, sampai saat ini pihaknya masih menunggu pengelola truk untuk menyampaikan bahwa jalan yang dilintasi merupakan jalan dalam kota.

Karena seharusnya jalan dalam kota tidak dapat digunakan untuk angkutan batubara sesuai Peraturan gubernur (Pergub).

"Jadi kita juga belum mendapat konfirmasi dari pihak pengelolanya kenapa mereka melintas di jalan raya ini. Atas perizinan siapa dan bagaimana," tegasnya.

Dandim mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dan memang truk itu tidak ada perizinannya melintas di jalan raya tengah kota Lubuklinggau.

"Kita hanya ingin mereka hadir di sini dan menyampaikan pernyataan kepada perwakilan masyarakat bahwa mereka tidak lagi melanggar peraturan undang-undang yang sudah ditetapkan," ungkapnya.

Sejauh ini pihaknya baru dapat informasi, truk yang dihentikan dan diamankan tesebut mengangkut batubara dari provinsi Jambi ke provinsi Bengkulu.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved