Sebelum Jadi Tersangka di KPK, Hakim Agung Sudrajad Dimyati Pernah Diterpa Isu Suap di Toilet DPR

Enggak. Saya cuma nanya ada berapa calon (hakim agung) yang perempuan, dan ada berapa calon yang nonkarier

Editor: Yandi Triansyah
Kolase Tribun Jakarta
Hakim Agung Sudrajad Dimyati ditetapkan KPK sebagai tersangka, sebelumnya ia juga pernah diterpa isu suap di toilet DPR pada tahun 2013 silam. 

SRIPOKU.COM - Hakim Agung Sudrajad Dimyati pernah diterpa isu suap di toilet DPR saat menjalani proses uji kelayakan dan kepatuhan calon hakim agung di Komisi III DPR pada 2013 silam.

Isu suap di toilet DPR itu menyeruak ketika anggota Komisi III dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Bahruddin Nashori juga masuk toilet di sela-sela seleksi calon hakim agung di mana saat bersamaan juga ada Sudrajad Dimyati.

Gerak gerik Sudrajad Dimyati dan anggota dewan itu terlihat oleh seorang wartawan yang meliput proses uji kelayakan dan kepatuhan calon hakim agung dan juga berada di dalam toilet.

Namun isu itu capat cepat dibantah oleh Bahrudin.

Bahruddin membantah menerima sesuatu dari Sudrajad saat keduanya bertemu di toilet.

Bahruddin mengaku saat itu dirinya ke toilet hanya ingin menanyakan mengenai sejumlah calon hakim agung kepada Sudrajad.

Setelah pertemuannya dengan Sudrajad, Bahruddin tak tampak di ruang rapat Komisi III.

Bahkan, ketika uji kelayakan diskors untuk istirahat sekitar pukul 13.00 WIB, Bahruddin masih belum kembali ke ruang rapat tersebut.

"Enggak. Saya cuma nanya ada berapa calon (hakim agung) yang perempuan, dan ada berapa calon yang nonkarier," kata Bahrudin.

Baca juga: Tangan Panjang Hakim Agung Sudrajat yang Terima Uang di Hotel, KPK Amankan Dolar Singapura

Ketua Komisi III DPR yang saat itu dijabat Gede Pasek Suardika pun mempertanyakan pertemuan antara Sudrajad dan Bahruddin yang berlangsung di toilet.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved