Berita Pln

Pembangkit Terkonsolidasi, Subholding Genco 1 dan 2, PLN Penghasil Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, salah satu poin penting dalam konsolidasi ini adalah untuk membuat proses bisnis PLN

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Pln
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berfoto bersama usai meresmikan pembentukan Holding Subholding PT PLN (Persero), Kamis (22/9/2022). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meresmikan pembentukan Holding Subholding PT PLN (Persero), Kamis (22/9/2022).

Aksi korporasi ini  membuat seluruh aset pembangkitan PLN terkonsolidasi dalam dua Subholding _Generation Company_ (Genco) yaitu PLN Indonesia Power mengelola 18,4 Gigawatt (GW) pembangkit dan PLN Nusantara Power mengelola 20,6 GW akan menjelma menjadi perusahaan pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, salah satu poin penting dalam konsolidasi ini adalah untuk membuat proses bisnis PLN semakin efektif dan efisien. Sehingga mampu menjadi bagian penting dalam kebangkitan industri Indonesia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meresmikan pembentukan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meresmikan pembentukan Holding Subholding PT PLN (Persero), Kamis (22/9/2022).

"PLN ini jantungnya Indonesia. Listrik adalah pusat pertumbuhan ekonomi. Kalau kita lihat, suka tidak suka, industrialisasi perlu listrik," kata Erick Thohir.

Erick Thohir meyakini terbentuknya Subholding pembangkitan Genco akan meningkatkan kompetensi PLN, sehingga dapat menjadi modal untuk masuk dalam rantai suplai energi di kancah global.

"Ini bukan hanya transformasi bisnis PLN. Tetapi untuk kesejahteraan rakyat dan posisi Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat besar secara ekonomi," tutur Erick Thohir. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, Rida Mulyana mengapresiasi langkah restrukturisasi PLN ini agar PLN lebih lincah gesit dalam menjawab kebutuhan tantangan energi Indonesia.

Sehingga sistem kelistrikan makin andal dengan harga yang makin kompetitif.

"Kami berharap PLN makin efektif dan cepat mengambil keputusan dalam semua lini," tuturnya. 

Pembentukan Holding Subholding PT PLN (Persero)
Pembentukan Holding Subholding PT PLN (Persero) yang baru diresmikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Kamis (22/9/2022).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, pembentukan Subholding tersebut merupakan transformasi dengan
merestrukturisasi organisasi di seluruh lingkungan PLN Group, sehingga aset yang tadinya tersebar dan tersekat dapat diintegrasikan dan difokuskan, sehingga lebih berbasis pada fungsional. Salah satunya di bidang pembangkitkan. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved