Berita Musi Rawas

Pelantikan 6 Pejabat Eselon 2 di Musi Rawas, Posisi 2 Jabatan Diisi dari Luar Daerah

Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti mengatakan, pelantikan dilakukan untuk memenuhi formasi jajaran pejabat disetiap perangkat daerah.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon 2) dilingkungan Pemkab Musi Rawas, Kamis (22/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon 2) dilingkungan Pemkab Musi Rawas, Kamis (22/9/2022).

Para pejabat yang dilantik adalah, Alawiyah, Kepala Dinas PU Bina Marga (BM) dari jabatan sebelumnya sebagai Sekretaris Dinas PUBM Musi Rawas.

Kemudian Adi Irawan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Statistik. Dia dari luar daerah, karena sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau.

Selanjutnya Elbaroma, jadi Sekretaris DPRD Musi Rawas. Dia juga dari luar daerah, sebelumnya menjabat Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel.

Adapun Yusni, dilantik jadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari jabatan sebelumnya Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Menusia (BKPSDM) Musi Rawas.

Kemudian Sarjani, dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dari jabatan sebelumnya Camat Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas.

Selanjutnya Doddy Irdiawan, dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dari jabatan sebelumnya sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Musi Rawas.

Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti mengatakan, pelantikan dilakukan untuk memenuhi formasi jajaran pejabat disetiap perangkat daerah.

"Pelantikan ini sesuai dengan surat dari Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pejabat yang dilantik hasil dari lelang jabatan yang dilakukan secara terbuka," kata Hj Suwarti.

Menurutnya, pelantikan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, dalam rangka peningkatan kapasitas karir pegawai. Kemudian, untuk lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dalam pelayanan publik.

Ditambahkan, pengisian jabatan harus berdasarkan pengetahuan keterampilan dan sikap perilaku yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan, secara spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatannya.

"Saya yakin berdasarkan pengalaman dan profesionalisme yang dimiliki, semua tantangan yang ada akan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Wabup berpesan, agar menjadi birokrat yang melayani dan mengabdi dengan sepenuhnya, untuk kesejahteraan masyarakat. Buktikan kepada masyarakat, bahwa integritas dan kinerja aparatur negara semakin berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved