Berita Lahat

DPRD Ingatkan Pemkab Lahat, Pembangunan Fasilitas Kesehatan Jangan Sampai Terbengkalai

Diingatkan, jangan sampai pembangunan tersebut mangkrak hingga terbengkalai dan tujuan pembangunan tidak sesuai harapan.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Ahmad Farozi
ehdi amin/sripoku.com
H Chozali Hanan, Ketua Komisi III DPRD Lahat 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Anggota DPRD Lahat mengingatkan Pemkab Lahat, agar terus memantau proses pembangunan dua unit Puskesmas dan pembangunan lanjutan penambahan empat gedung baru Rumah Sakit Pratama Kecamatan Tanjung Tebat.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Lahat, H Chozali Hanan, saat rapat dengar pendapat diruang rapat pertemuan DPRD Lahat, Kamis (22/9/2022).

Diingatkan, jangan sampai pembangunan tersebut mangkrak hingga terbengkalai dan tujuan pembangunan tidak sesuai harapan.

Ditekankan, pihak OPD wajib melakukan teguran batas waktu pengerjaan pembangunan. Jangan sampai nantinya pemerintah daerah dan DPRD disalahkan karena pembangunannya mangkrak.

"Jangan segan-segan melakukan teguran tertulis kepada pelaksanaan pembangunan dilapangan. Ini adalah kewajiban kita bersama supaya pembangunan dapat berjalan maksimal," tegasnya.

Disisi lain, Chozali juga menanyakan soal rencana pembangunan Rumah Sakit Pratama di wilayah Kikim Area yang bakal dipusatkan di Desa Bunga Mas, Kecamatan Kikim Timur.

Sebab pembangunan itu ada lampu hijau dari Gubernur Sumsel beberapa waktu lalu. "Kami ingin tau kelanjutan progres rencana pembangunan RS Pratama itu, karena dinanti-nantikan masyarakat," katanya.

Saat ini progres pembangunan puskesmas baru di Kecamatan Mulak Sebingkai masih di angka 15,44 persen. Sedangkan di Desa Tanjung Puyang, Lahat Selatan diangka 7,47 persen berdasarkan hasil tinjauan Dinas Kesehatan Lahat.

Selain itu ada lima puskesmas yang saat ini sedang direnovasi. antara lain diwilayah Kecamatan Kota Agung, Desa Bunga Mas Kecamatan Kikim Timur, Merapi II, Jarai dan Tanjung Sakti. Progresnya, salah satunya yakni adanya ruang bersalin.

Sedangkan pembangunan RS Pratama dari bantuan gubernur sebelumnya sudah tembus diangka 100 persen dengan kontrak kerja telah selesai 25 Agustus 2022 lalu.

Rencana empat penambahan gedung baru akan dilaksanakan seperti gedung administrasi dan rawat inap.

Pihak Dinas Kesehatan Lahat mengakui bahwa memang ada beberapa kendala pembangunan progresnya masih rendah yang terjadi dilapangan. Seperti pengadaan material batu besar dan pekerja bangunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Taufik M Putra mengakui, pembangunan Rumah Sakit Pratama itu nanti bisa terwujud. Namun itu ada pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Lahat.

"Mohon dukungan DPRD agar terwujud penambahan fasilitas kesehatan di daerah Kikim Area," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved