Begal Payudara di UIN Raden Fatah Palembang Terekam CCTV, Saksi Mata Ungkap Ciri-ciri Pelaku

Aksi pelaku begal payudara yang terjadi di lingkungan Kampus UIN Raden Fatah Palembang tepatnya di Gang Sada dan viral di media sosial

Editor: adi kurniawan
bawso.org.uk
Ilustrasi begal payudarah -- Aksi pelaku begal payudara yang terjadi di lingkungan Kampus UIN Raden Fatah Palembang 

SRIPOKU.COM -- Aksi pelaku begal payudara yang terjadi di lingkungan Kampus UIN Raden Fatah Palembang tepatnya di Gang Sada dan viral di media sosial saat ini telah menjadi perhatian sejumlah warga di Palembang khususnya kalangan mahasiswa UIN sendiri.

Saksi mata atas kejadian tersebut, Amrullah (39) mengatakan aksi pelecehan yang menimpa mahasiswi UIN itu terjadi tepat di depan tempat tinggalnya dan berhasil tertangkap oleh rekaman CCTV.

"Pas kejadian itu sekitar pukul 07.18 WIB, saya dan keluarga lagi mau buka warung karena kebetulan kami jualan sambil nunggu kosan di Gang Sada ini," ungkapnya saat diwawancarai Sripoku.com.

Berdasarkan rekaman CCTV, Amrullah kembali menceritakan pelaku diduga sengaja menunggu mangsa atas aksi mesumnya, mengingat pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor matic Vario merah ini beberapa kali kedapatan kulu-kilir di UIN Raden Fatah Palembang.

"Pelaku ini sebelumnya diduga memang sedang mencari mangsa, karena berdasarkan kiriman dari rekaman CCTV di gang sebelah, dia (pelaku) sudah mondar-mandir," terangnya. 

Selanjutnya, saat dirasa telah mendapatkan calon mangsa pelaku kemudian langsung mendekati korban yang saat itu bertujuan untuk menjemput rekan kuliahnya di dalam kos-kosan yang dijaga Amrullah.

Tak berselang lama, akhirnya pelaku berhasil melancarkan niat bejatnya dan sontak membuat korban kaget dan menangis.

"Setelah dipegang, si korban ini langsung mendatangi kami sambil nangis, istri saya kemudian langsung bertanya, setelah dijelaskan kami berinisiatif melihat rekaman CCTV yang terpasang di kosan ini," lanjutnya.

Dari keterangan lainnya, Amrullah membenarkan bahwa di komplek UIN Raden Fatah cukup sering terjadi kasus pembegalan payudara.

Sehingga dia mengimbau agar mahasiswi dapat berhati-hati dan meminta pihak UIN dapat menangani kasus keamanan disana.

Diketahui setelah kejadian tersebut, korban langsung membuat aduan ke pihak kepolisian dan pelaku sedang pada proses pencarian dan pengejaran.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved