Berita Palembang

Staf Khusus Menkumham Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Mobile IP Clinic Kemenkumham Sumsel

Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel (Sumatera Selatan) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar Mobile Intellectual Proper

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/handout
Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital Fajar BS Lase, Plt Asisten I Setda Provinsi Sumsel bidang Pemerintahan dan Kesra Drs H Edward Candra MH, Kakanwil Harun, dan pejabat lainnya, pada acara Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar Mobile Intellectual Property Clinic, di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (21/9/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel (Sumatera Selatan) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar Mobile Intellectual Property Clinic.

Ini sebagai sarana sosialisasi sekaligus memfasilitasi layanan Kekayaan Intelektual bagi masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital Fajar BS Lase, bertempat di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (21/9/2022).

menggelar Mobile Intellectual Property Clinic, di Hotel Aryaduta Palembang,
Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital Fajar BS Lase, didampingi Kakanwil Harun, disambut dengan tarian sekapur sirih, pada acara Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar Mobile Intellectual Property Clinic, di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (21/9/2022).

Pada sambutannya Fajar BS Lase mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk para penggiat seni, ekonomi kreatif dan akademisi untuk mencatatkan Merek, Hak Cipta, Paten serta Desain Industrinya. 

“Saya mengajak semua stakeholder pemerintah untuk memanfaatkan momentum ini guna memberikan pemahaman mengenai pentingnya Kekayaan Intelektual, tidak terkecuali insan Perguruan Tinggi dan akademisi untuk berperan aktif, karena juga ada pengetahuan tradisional dan literasi yang harus dilindungi,” ujar Fajar BS Lase

Fajar BS Lase menyampaikan upaya-upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM dengan tujuan memperluas jangkauan pasar produk-produk UMKM, tidak hanya di pasar nasional tapi mendukung ekspor melalui pasar internasional. 

Peningkatan perlindungan Kekayaan Intelektual, lanjutnya, memiliki korelasi dengan kemajuan suatu negara, karena KI memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, yang juga terkait dengan Sustainable Development Goals di bidang politik dan keamanan.

“Kedepan sumber daya alam dapat habis, maka saat ini yang terpenting adalah memperkuat SDM, kita harus mendukung kemampuan mereka untuk mendorong usaha ekonomi kreatif sebagai sumber kapital di masa mendatang," tegas Fajar BS Lase.

Sementara itu, Plt Asisten I Setda Provinsi Sumsel bidang Pemerintahan dan Kesra Drs H Edward Candra MH mengatakan, banyak inovasi yang telah dihasilkan masyarakat Sumsel dan telah mendapat apresiasi, salah satunya tergambar dari penghargaan Provinsi Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2021.

“ini merupakan pengakuan yang diberikan kepada inventor terhadap karya mereka sehingga akan mendapat perlindungan dari negara,” kata Edward Chandra.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved