APFI Jadi Wadah Fotografi Profesi yang Berkompetensi

APFI di Banyuasin mengajak para pengiat fotografi di Banyuasin untuk mengembangkan skill menjadi fotografer yang berkompeten. 

Editor: adi kurniawan
Handout
APFI Banyuasin telah terbentuk, tujuan dibentuknya APFI untuk memperkenalkan, dan mengajak para pengiat fotografi di Banyuasin untuk mengembangkan skill menjadi fotografer yang berkompeten.  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia atau APFI Banyuasin telah terbentuk, tujuan dibentuknya APFI untuk memperkenalkan, dan mengajak para pengiat fotografi di Banyuasin untuk mengembangkan skill menjadi fotografer yang berkompeten. 


Ketua Umum APFI Pengda Sumsel, Ade Yolvi mengatakan, pembentukan APFI Banyuasin ini memberikan kontribusi yang sangat baik.

Sekaligus membantu masyarakat yang berprofesi dalam bidang fotografi, untuk mendapatkan pengakuan keahlian khususnya dibidang fotografi

"Jadi ada Sertifikat Kompetensi, informasi dan jaringan kerja sama, kita membantu para profesi fotografi untuk mendapatkan pelatihan keahlian khususnya di bidang fotografi dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang fotografi," katanya Ade Yolvi, Rabu (21/9/2022)

Menurutnya, kegiatannya ada  pengenalan, pelatihan, sekaligus edukasi profesi, kegiatan diikuti oleh 50 orang lebih pelaku fotografi di Banyuasin.

Kemudian juga akan diberikan edukasi dasar, yang nantinya berguna saat mereka melakukan ujian kompetisi sertifikasi fotografi profesi.

APFI adalah Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia yang diakui oleh Pemerintah, sekaligus menjadi wadah sertifikasi fotografi profesi dan kompetensi yang terakreditasi di bawah binaan Direktorat Pembinaan Kursus  dan Pelatihan (Ditbinsuslat),  Dirjen Pauddikmas,  Kemdikbud.

Sedangkan Ketua Harian APFI Pengda Sumsel Ahmad Harry Tubagus mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk pelatihan dan edukasi khusus saja, namun bisa menjadi wadah kerjasama antar Pemerintah dan masyarakat dalam hal pengembangan potensi daerah.

"Baik itu untuk potensi masyarakatnya sendiri, dan juga potensi sosial budaya, serta potensi pariwisata alam yang ada. Akan banyak hasil yang didapat kedepan nantinya," katanya

Menurutnya, bukan hanya sebatas eduksi saja untuk penggiat fotografi, namun bisa menjadi jambatan komunikasi yang baik, antar Pemerintah dengan penggiat fotografi di daerahnya. Untuk saling bersinegi untuk pembanguan dan mengembangkan potensi daerah.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved