Berita Muba

Suku Anak Dalam Sungai Badak di Muba Kini Sudah Bisa Mengenyam Pendidikan Dasar di Sekolah Filial

Diharapkan, keberadaan sekolah filial bisa jadi langkah awal bagi anak-anak SAD dalam mengembangkan kehidupan mereka.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Ahmad Farozi
fajeri/sripoku.com
Perwakilan PT MBJ ketika meresmikan sekolah filial dan memberikan seragam gratis untuk anak-anak SAD, Selasa (20/9/2022). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Suku Anak Dalam (SAD) diwilayah Desa Pagar Desa Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba kini bisa mengenyam pendidikan.

Diwilayah setempat kini sudah diresmikan sekolah filial untuk anak-anak SAD Sungai Badak tersebut.

Sekolah filial ini diresmikan PT Marga Bara Jaya (MBJ) yang sekaligus memberikan seragam dan tas sekolah untuk anak-anak SAD tingkat Sekolah Dasar (SD), Selasa (20/9/2022).

Perwakilan PT MBJ, Anton Wasito, mengatakan, peresmian sekolah filial untuk anak-anak SAD ini wujud komitmen PT MBJ mendukung pendidikan didaerah pedalaman, dimana pendidikan sulit dijangkau oleh masyarakat.

"Ini juga menjadi salah satu program strategis kami, dalam memajukan dunia pendidikan yang sedang terus kami dorong dan gulirkan terutama diwilayah kerja perusahaan kami," kata Anton.

Diharapkan, keberadaan sekolah filial bisa jadi langkah awal bagi anak-anak SAD dalam mengembangkan kehidupan mereka.

"Saat ini dimulai dari tingkat SD, anak-anak belajar membaca, menulis dan berhitung sebagai kemampuan dasar untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas lagi," katanya.

Sekolah filial yang terletak di Desa Pagar Desa Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba melaksanakan kegiatan belajar mengajar sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Bekerja sama dengan SDN Pagar Desa, sekolah filial ini mendatangkan dua guru tingkat SD yang mengajar 15 anak rentang usia 6-14 tahun.

Belasan anak ini terdiri atas 10 anak ditingkat kelas I dan 5 anak di tingkat kelas IV.

Kepala Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Bayung Lencir, Rattan, mengatakan, kesempatan belajar bagi anak-anak SAD adalah kesempatan langka dan harus dimanfaatkan secara optimal oleh SAD.

"Selama ini memang mereka belum kami sentuh. Adanya uluran tangan dari pihak PT MBJ menjadi titik terang,” ujarnya.

Rattan mengaku sangat terharu melihat anak-anak SAD Sungai Badak mulai bisa bersekolah.

"Saya berharap bahwa tenaga guru yang juga pendanaannya didukung PT MBJ ini bisa menyisir habis seluruh anak-anak SAD disekitar agar mereka bisa mengenyam pendidikan,"katanya.

Diharapkanm kedepannya anak-anak SAD yang bersekolah di sini yang usianya memenuhi syarat bisa terdaftar di Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik).

Dewi Sekar, salah satu siswa kelas 1 di sekolah filial SAD mengungkapkan kegembiraan saat mendapatkan seragam sekolah. Ia pun berjanji akan rajin sekolah memakai seragam merah putih.

Bahkan, Dewi yang berusia 6 tahun saat ini sudah bisa menyalin angka dari 1-10 dengan tulisan yang terbaca jelas.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved