Berita Muaraenim

Sepakat Damai Melalui Restorative Justice, Kasus Perkelahian Saling lapor di Muara Enim Dihentikan

"Alhamdulillah, ini kasus ketiga yang kami tangani dengan melalui Restorative Justice (RJ)," ujar Ketua PBH Peradi Muara Enim, Eko Martha Sudanto.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Ahmad Farozi
ardani/sripoku.com
Sepakat damai dan saling memaafkan kedua belah pihak, perkara perkelahian saling lapor (split) di Muara Enim dihentikan melalui Restorative Justice. Tampak kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian, Selasa (20/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Sepakat damai dan saling memaafkan kedua belah pihak, perkara perkelahian saling lapor (split) di Muara Enim dihentikan.

Kantor Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Muara Enim berhasil memediasi perkara kasus perkelahian saling lapor tersebut melalui Restorative Justice.

"Alhamdulillah, ini kasus ketiga yang kami tangani dengan melalui Restorative Justice (RJ)," ujar Ketua PBH Peradi Muara Enim, Eko Martha Sudanto, Selasa (20/9/2022).

Menurutnya, kasus perkelahian pasal 170 dan pasal 351 KUHP antara Indra Surya dan kliennya, Fikri Hensi Mardani (23) dan Riki Ardiansyah (29), merupakan kasus ketiga yang ditangani dan diselesaikan melalui Restorative Justice (RJ).

Dikatakan, kedua belah pihak melakukan musyawarah dan sepakat damai serta saling memaafkan dan mencabut pengaduan masing-masing di penyidik.

Dijelaskan, kasus perkelahian berujung saling lapor itu terjadi pada Agustus 2022.

Bermula, salah satu pihak karyawan dari Leasing PT Mandala Finance Muara Enim bernama Indra Surya (33) warga Desa Kepur, Muara Enim bersama rekannya, mendatangi rumah kliennya Fikri Hensi Mardani (23) dan Riki Ardiansyah (29).

Kedatangan pihak leasing itu dengan maksud untuk menagih angsuran orang tuanya.

Namun, petugas dari Leasing Mandala Finance bernama Indra Surya tersebut saat mendatangi ke rumah kliennya tidak menunjukkan surat identitas ataupun surat tugas dari perusahaannya dan bersikap agak arogan.

Melihat hal tersebut, kliennya yang merupakan anak tuan rumah tidak terima dan tersinggung dan emosi. Hingga akhirnya terjadilah perkelahian diantara kedua belah pihak di dalam rumah ibu kliennya tersebut.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved