Berita Palembang

Polda Sumsel Turun Tangan Kejar Pelaku Perampokan di Jalinsum Kabupaten Musi Rawas

Polda Sumsel menurunkan tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel untuk mengungkap kasus perampokan bersenjata api yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera

Penulis: Oki Pramadani | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/oki
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel menurunkan tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel untuk mengungkap kasus perampokan bersenjata api yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Batu Bandung Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Diketahui, korban perampokan di Jalinsum tersebut adalah karyawan dari CV SMS atas nama Alfian Efendi yang hendak membayar GU sawit di PT Sawit Nusantara Indonesia (SNI) di Desa Taba Dendang Kecamatan Muara Saling Kabupaten Empat Lawang.

Akibat perampokan terjadi, CV SMS mengalami kerugian mencapai Rp 350 juta, yang mana Rp 300 juta merupakan uang untuk membayar GU sawit dan sisanya merupakan nilai barang berharga yang turut diambil oleh pelaku.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengatakan, Polda Sumsel telah menurunkan tim untuk membantu pengungkapan kasus perampokan di Jalinsum Mura- Empat Lawang.

"Polda Sumsel sudah menurunkan tim dari Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dalam rangka untuk membantu pengungkapan kasus perampokan tersebut," ungkap Kombes Pol Supriadi, Selasa (20/9/2022).

Saat ini, kata Supriadi, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terutama saksi yang merekam kejadian tersebut.

Polisi telah mengantongi identitas para pelaku perampokan terhadap karyawan CV SMS yang sedang membawa uang milik perusahaan.

"Kami himbau agar pelaku segera menyerahkan diri, karena pihak kepolisian telah mengantongi data para pelaku tersebut," ujar Kombes Pol Supriadi.

Berkaca dari kejadian perampokan yang terjadi Jalinsum Mura, Supriadi menghimbau agar perusahaan dan perseorangan yang akan mengambil uang dengan jumlah yang cukup besar untuk meminta bantuan pengawalan dari pihak kepolisian.

"Kami akan memberikan pengawalan tanpa ada imbalan apapun asalkan yang bersangkutan mengirimkan surat resmi ke Polres dan Polsek terdekat untuk meminta pengawalan," tandas Kombes Pol Supriadi.

Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved