Berita Muaraenim

Proyek Belum Kelar, Pengendara Motor Banyak Terjatuh di Pintu Perlintasan KA Sebidang Muara Enim

Tak hanya pengendara motor, tukang becak dan gerobak kaki lima pun harus didorong beramai-ramai saat melintasi lokasi tersebut.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Ahmad Farozi
ardani/sripoku.com
Proyek pengerasan jalan dipintu perlintasan Sebidang milik PT KAI di RW 01 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim dikeluhkan pengendara sepeda motor. Pengendara tampak hati-hati saat melintasi lokasi, Senin (19/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Proyek pengerasan jalan dipintu perlintasan Sebidang milik PT KAI di RW 01 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim dikeluhkan pengendara sepeda motor.

Sebab banyak pengendara motor terjatuh saat melintas dilokasi tersebut. Kondisi jalan menanjak dan hamparan batu pecah yang masih labil karena belum diaspal, membuat pengendara motor tergelincir.

Pantauan Senin (19/9/2022), hamparan batu pecah terlihat menumpuk dipintu perlintasan KA yang merupakan akses utama masyarakat untuk keluar masuk ke kota Muara Enim tersebut.

Menurut warga, batu pecah tersebut dihamparkan oleh pihak PT KAI pada malam hari dan diaspal. Namun sampai pagi hari pengerjaannya belum selesai.

Sehingga, saat warga mulai berkatifitas di ppagi hari, Senin (19/9/2022), banyak yang terjebak dan terjatuh karena hamparan batu koral yang masih labil itu berantakan saat dilalui.

Tak hanya pengendara motor, tukang becak dan gerobak kaki lima pun harus didorong beramai-ramai saat melintasi lokasi tersebut.

Kondisi ini membuat aktifitas warga sangat terganggu.

"PT KAI kalau mau mengerjakan proyek lihat dulu situasi kondisi. Jangan mau cepat saja tetapi hasilnya asal-asalan," ujar Awi (45) warga Kelurahan Muara Enim yang kesusahan melintas.

Menurutnya, kalau mau bekerja seharusnya dikaji dahulu. Mulai metode yang digunakan dan material yang dipakai.

Kalau dilokasi ramai dan padat, tentu harus digunakan sistim buka tutup dan gunakan rambu-rambu serta petugas untuk mengeleminir insiden yang menyebabkan kerugian masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved