Berita Empat Lawang

Kasus Duel Maut di Empat Lawang Direkonstruksi, Polisi Ingin Cocokkan Keterangan Tersangka

Goyek adalah tersangka atas tewasnya Adi Putra warga Desa Gunung Meraksa Baru, Pendopo, Empat Lawang dalam duel maut pakai sajam, Desember 2020 lalu.

Editor: Ahmad Farozi
sahri romadhon/ts
Rekontruksi perkara penganiayaan dan pembunuhan yang mengakibatkan kematian Adi Putra dengan tersangka Feri Yandi digelar Satreskrim Polres Empat Lawang, Senin (19/9/2022). 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Polres Empat Lawang gelar rekonstruksi perkara penganiayaan dan pembunuhan yang mengakibatkan kematian Adi Putra warga Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo, Desember 2020 lalu.

Adi Putra tewas setelah duel maut dengan Feri Yandi alias Goyek di jalan perkebunan sawit PT Elap Plasma Divisi I yang terletak di Desa Jarakan, Kecamatan Pendopo, Empat Lawang.

Kapolres Empat Lawang AKBP Helda Prayitno melalui Kasat Reskrim AKP M Tohirin menyampaikan, rekonstruksi dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai terjadinya peristiwa tindak pidana penganiayaan dan pembunuhan tersebut.

"Rekonstruksi pada kasus yang mengakibatkan kematian terhadap korban Adi Putra ini, kita lakukan untuk mencocokkan dengan keterangan yang diperoleh dari tersangka Feri Yandi alias Goyek," katanya, Senin (19/9/2022).

Rekonstruksi dipimpin Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Empat Lawang Ipda Ulta Deanto dan disaksikan oleh pihak kejaksaan dengan menghadirkan Tersangka Feri Yandi dan saksi HK yang merupakan istri dari tersangka.

Ipda Ulta Deanto selaku penyidik pada kasus ini mengungkapkan ada 21 adegan yang diperagakan dalam kegiatan rekonstruksi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, setelah kurang lebih dua tahun bersembunyi Feri Yandi pelaku tindak pidana pembunuhan di perkebunan sawit PT Elap kawasan Bukit Gadung, Desa Jarakan, Kecamatan Pendopo, ditangkap Polisi, Kamis (1/9/2022).

Ia ditangkap oleh Tim Elang Satreskrim Polres Empat Lawang dikawasan Talang Matang Ubang, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang.

Goyek merupakan tersangka atas tewasnya Adi Putra warga Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo Desember 2020 lalu yang lakukan duel maut menggunakan senjata tajam.

Dari pengakuan Feri Yandi, dia terlibat perkelahian dengan yang Adi Putra tidak senang ia tegur karena mengambil buah sawit milik PT Elap dan menantangnya.

"Saya tegur jangan lagi ambil buah, karena kalau ambil buah nanti saya yang ganti dipotong gaji," ujar Feri Yandi.

"Karena tidak terima saya tegur, kami cekcok dan dia menantang saya lalu menghadang sepeda motor saya. Dia menusuk duluan namun saya tangkis dan saya balas," ujarnya. (sahri romadhon/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved